Banjir melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Foto: Istimewa
9 Kecamatan di Aceh Tamiang Terendam Banjir, Ratusan KK Terdampak
Fajri Fatmawati • 12 October 2026 15:55
Aceh Tamiang: Banjir merendam permukiman di sembilan kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, sejak pukul 19.00 WIB, Minggu, 11 Oktober 2026. Ketinggian air mencapai sekitar satu meter.
"Banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Aceh Tamiang, sehingga terdampak ke sembilan kecamatan dengan ketinggian air 1,5 meter," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Iman Suheri, Senin, 12 Oktober 2026.
Banjir berdampak pada sejumlah desa di Kecamatan Tenggulun, Kejuruan Muda, Karang Baru, Bendahara, Bandar Pusaka, Tamiang Hulu, Seruway, Rantau, dan Kota Kualasimpang. Di Kecamatan Tenggulun, banjir merendam Desa Simpang Kiri dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter dan berdampak pada 50 kepala keluarga (KK).
"Sementara itu, di Desa Tenggulun tercatat 30 KK terdampak dan di Desa Suka Makmur sebanyak 10 KK dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter," ujar Iman.
Banjir juga melanda Kecamatan Kejuruan Muda, tepatnya di Desa Alur Selebu, yang berdampak pada 25 KK. Di Kecamatan Karang Baru, air merendam Desa Sukajadi dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter, sedangkan kondisi warga terdampak masih dalam pendataan.
"Di Kecamatan Bendahara, sebanyak 55 KK di Desa Balai terdampak banjir dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Sementara itu, di Kecamatan Tamiang Hulu, banjir merendam Desa Rongoh dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter dan berdampak pada 30 KK. Sebanyak 150 KK di Desa Bandar Khalifah juga dilaporkan terdampak," jelas Iman.

Banjir kiriman kembali merendam pemukiman warga hilir di Desa Raja, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang pada Kamis, 1 Januari 2026. ANTARA/HO/Warga
BPBD Aceh Tamiang masih mendata warga terdampak serta memantau perkembangan kondisi banjir di lapangan. Petugas juga melakukan observasi dan menyiapkan langkah penanganan di workshop BPBD.
“Sebagian wilayah air berangsur surut, sementara di sebagian wilayah lainnya debit air bertambah,” ungkap Iman.
Hingga laporan ini diterima, belum ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut.