Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi (tengah), berbicara seusai menjuarai MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (11/10/2026). ANTARA/Donny Aditra
Bezzecchi Sebut Tekanan Ban jadi Tantangan di Sirkuit Mandalika
Achmad Zulfikar Fazli • 11 October 2026 19:28
Lombok Tengah: Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi menyebut tantangan menjaga tekanan ban dalam berbagai kondisi masih menjadi tantangan di Sirkuit Internasional Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pengaturan tekanan ban harus diperhatikan tim sepanjang musim karena setiap sirkuit memiliki karakteristik berbeda.
"Beruntung, saya tidak mengalami tekanan yang terlalu tinggi, namun memang semua sirkuit yang kami kunjungi memiliki tantangan terkait tekanan ban," kata Bezzecchi usai merebut 25 poin dalam seri ke-17 MotoGP Indonesia 2026, dilansir dari Antara, Minggu, 11 Oktober 2026.
Menurut pembalap asal Italia itu, perubahan suhu lintasan memengaruhi tekanan ban. Ketika temperatur lintasan menurun, tekanan ban berpotensi menurun.
Bezzecchi mengatakan situasi tersebut tidak selalu mudah dipahami tim karena karakteristik setiap lokasi berbeda. Oleh karena itu, kondisi tersebut membuat tim harus memperhitungkan berbagai kemungkinan sebelum menentukan pengaturan yang tepat.

Marco Bezzecchi juara MotoGP seri Indonesia 2026. Foto: Dok Antara
Bezzecchi menyebut sejumlah sirkuit seperti Sepang di Malaysia dan Lusail, Qatar memiliki karakteristik yang perlu diperhitungkan dalam pengelolaan tekanan ban.
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi menjuarai MotoGP Indonesia 2026. Hasil di Sirkuit Internasional Mandalika ini membuat Marco Bezzecchi menorehkan total 309 poin.
Dia berselisih 44 poin dengan pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez yang mengemas 353 angka di posisi kedua klasemen sementara. Rekan setim Bezzecchi, Jorge Martin kembali memuncaki klasemen.