Ilustrasi, pekerja di pabrik sepatu. Foto: MI/Susanto.
Industri Batang Buka Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas
Husen Miftahudin • 31 October 2026 11:54
Batang: PT Yih Quan Footwear Indonesia mempekerjakan 174 penyandang disabilitas dari total 6.131 karyawan di fasilitas produksinya yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah. Jumlah tersebut setara dengan 2,8 persen dari keseluruhan tenaga kerja perusahaan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penerapan lingkungan kerja inklusif dengan memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berkarier di sektor industri.
Dalam pelaksanaannya, perusahaan mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas serta Customer Code of Conduct. Para pekerja disabilitas ditempatkan pada sejumlah posisi operasional sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.
Proses penempatan dilakukan melalui asesmen klinis internal untuk memastikan pekerjaan yang diberikan sesuai dengan kondisi medis dan kebutuhan pekerja. Pendekatan tersebut diterapkan agar setiap karyawan dapat bekerja secara optimal tanpa melampaui batas kemampuan fisiknya.
HR PT Yih Quan Footwear Indonesia Hendri Aditya Wicaksono mengatakan perusahaan berkomitmen memberikan kesempatan kerja dan kesejahteraan yang setara kepada seluruh karyawan, termasuk penyandang disabilitas.
"Kami selalu membuka peluang sebesar-besarnya. Jangan pernah merasa minder dengan kekurangan yang kita punya. Tetaplah rukun antarsesama pekerja, rawat semangat, dan beranilah melangkah. Kami meyakini setiap individu yang punya potensi luar biasa patut didukung, dihargai, dan disejahterakan," ujar Hendri dalam keterangan tertulis, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Komitmen tersebut juga diterapkan dalam aktivitas produksi, termasuk pada lini produksi merek Converse dan Hoka. Ketua Tim Production Office Masitoh mengatakan lingkungan kerja dibangun dengan mengedepankan keteladanan, sikap saling menghargai, dan kerja sama antarkaryawan.
Ia menilai para pekerja penyandang disabilitas mampu memberikan kontribusi terhadap kegiatan operasional perusahaan. Karena itu, perusahaan berupaya menciptakan suasana kerja yang harmonis tanpa membedakan kondisi fisik karyawan.

(PT Yih Quan Footwear Indonesia pekerjakan para pekerja penyandang disabilitas. Foto: dok KEK Industropolis Batang)
Perluas rekrutmen melalui kerja sama dengan SLB
Selain menyediakan kesempatan kerja di lingkungan perusahaan, PT Yih Quan Footwear Indonesia juga menjalin kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Sekolah Luar Biasa (SLB).
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas akses rekrutmen tenaga kerja penyandang disabilitas sesuai kebutuhan perusahaan. Kerja sama dengan SLB juga menjadi sarana memperkenalkan peluang kerja di sektor industri kepada calon tenaga kerja sejak dini.
Melalui langkah tersebut, perusahaan berupaya membangun proses rekrutmen yang lebih terbuka sekaligus memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan profesional.
Penerapan lingkungan kerja inklusif turut dirasakan langsung oleh para karyawan, di antaranya Devi Novitasari dan Fahrul Rozi. Selain memperoleh kesempatan bekerja, keduanya juga mendapatkan pelatihan keterampilan secara berkelanjutan untuk mendukung pengembangan kemampuan di lingkungan industri.
Devi mengaku bersyukur dapat bekerja di perusahaan yang memberikan kesempatan dan memahami kondisi dirinya. "Saya sangat bersyukur dan bangga bisa bekerja di sini, karena perusahaan benar-benar mau menerima dan memahami kondisi saya. Lingkungan kerjanya sangat menghargai, sehingga saya bisa bekerja dengan nyaman," ungkap Devi.
Sementara itu, Fahrul mengajak penyandang disabilitas lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan tidak menyerah dalam menghadapi keterbatasan. "Buat teman-teman difabel di luar sana, jangan pernah berkecil hati. Tetap semangat, terus asah potensi diri, dan buktikan bahwa kita bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama," pesannya.