Kapal Berbendera Panama Dihantam Proyektil di Selat Hormuz, 11 ABK Terluka

Asap dari serangan terhadap kapal komersial di Selat Hormuz. (Anadolu Agency)

Kapal Berbendera Panama Dihantam Proyektil di Selat Hormuz, 11 ABK Terluka

Willy Haryono • 6 October 2026 18:40

New Delhi: Sebanyak 11 warga negara India terluka setelah kapal komersial berbendera Panama dihantam proyektil saat melintasi Selat Hormuz pada Selasa pagi, 6 Oktober 2026.

Kementerian Luar Negeri India mengatakan 17 dari 19 anak buah kapal (ABK) MT On Peace merupakan warga negara India.

“Diketahui bahwa 12 awak kapal mengalami luka-luka, termasuk 11 warga negara India. Dengan bantuan otoritas Oman, para awak yang terluka telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di Khasab, Oman,” kata kementerian tersebut dalam pernyataannya yang dikutip Anadolu.

India mengatakan insiden serangan terhadap kapal-kapal di kawasan tersebut masih menjadi perhatian serius. New Delhi kembali menyerukan “penghentian segera serangan-serangan tersebut demi kepentingan perdamaian dan stabilitas di kawasan”.

“Penargetan terhadap kapal komersial, pelaut, dan infrastruktur sipil di kawasan harus dihentikan, sementara pelayaran dan perdagangan melalui jalur perairan internasional harus dipulihkan sesegera mungkin,” kata Kementerian Luar Negeri India.

Ketegangan di kawasan tersebut masih tinggi sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Iran kemudian melakukan serangan balasan terhadap target-target Israel dan fasilitas militer AS di sejumlah wilayah.

Konflik tersebut juga mengganggu aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz, salah satu jalur penting bagi pasokan energi global.

Iran kemudian mengaitkan pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh dengan sejumlah langkah, termasuk penghentian permusuhan, keringanan sanksi, pembebasan aset yang dibekukan, serta pelaksanaan komitmen oleh Washington.

Baca juga: Delapan Marinir AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran di Selat Hormuz

(Willy Haryono)