Spanyol vs Austria: Ketika Kesolidan La Roja Diuji Intensitas Das Team

Timnas Spanyol bersiap menghadapi Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. La Roja mengusung catatan nirbobol sepanjang fase grup. (Foto: X @SpainIsFootball)

Spanyol vs Austria: Ketika Kesolidan La Roja Diuji Intensitas Das Team

Patrick Pinaria • 2 July 2026 14:59

Jakarta: Spanyol menghadapi ujian berbeda saat bertemu Austria pada babak 32-besar Piala Dunia 2026, Jumat, 3 Juli 2026, dini hari WIB. Setelah tampil sebagai salah satu tim paling solid sepanjang fase grup, La Roja kini harus membuktikan apakah mereka mampu meredam permainan berintensitas tinggi yang menjadi ciri khas Das Team.

Spanyol datang ke fase gugur dengan modal yang meyakinkan. Meski sempat diragukan usai ditahan imbang Cape Verde tanpa gol pada laga pembuka, tim asuhan Luis de la Fuente bangkit dengan menghajar Arab Saudi 4-0 sebelum menutup fase grup lewat kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay.

Hasil tersebut mengantarkan La Roja lolos sebagai juara Grup H dengan koleksi tujuh poin. Lebih dari sekadar hasil, Spanyol juga menunjukkan keseimbangan permainan yang membuat mereka layak disebut sebagai salah satu tim paling solid di Piala Dunia 2026.

Berdasarkan data WhoScored, Spanyol belum kebobolan sepanjang fase grup dan hanya membiarkan lawan melepaskan rata-rata 4,7 tembakan per pertandingan. Di sisi lain, La Roja tetap tampil produktif dengan rata-rata 18,3 percobaan tembakan per laga serta mencetak lima gol dalam tiga pertandingan.

Austria datang dengan pendekatan permainan yang kontras. Tim asuhan Ralf Rangnick mengandalkan intensitas tinggi saat menekan lawan dan merebut kembali penguasaan bola. Sepanjang fase grup, Das Team mencatat rata-rata 13,3 tekel dan 11,3 intersep per pertandingan. Karakter tersebut membuat Austria mampu mempertahankan intensitas permainan sepanjang laga sehingga kerap memaksa lawan bermain di bawah tekanan.

Gaya bermain itu juga membuat laga-laga Austria berlangsung terbuka. Dalam tiga pertandingan fase grup, laga yang melibatkan Das Team menghasilkan total 12 gol. Austria sendiri mencetak enam gol, tetapi juga kebobolan enam kali.

Meski hanya lolos sebagai runner-up Grup J dengan koleksi empat poin, Austria tetap bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Status sebagai tim nonunggulan justru membuat mereka berpotensi tampil tanpa beban dan menghadirkan kejutan.

Rangnick pun menyadari timnya menghadapi tantangan berat saat berjumpa Spanyol. Ia menegaskan Austria harus meningkatkan level permainan jika ingin melangkah ke babak berikutnya.

"Kami semua tahu bahwa besok kami harus tampil lebih baik. Menghadapi Spanyol, itu sudah sangat jelas. Kami harus kembali meningkatkan level permainan kami," ujar Rangnick dilansir dari Soccerway, Kamis, 2 Juli 2026.
 



Meski demikian, pelatih berusia 68 tahun itu memastikan Austria tidak akan hanya bertahan. Ia menegaskan Das Team tetap akan berusaha memainkan sepak bola menyerang. Rangnick juga mengakui Lamine Yamal sebagai salah satu talenta terbaik dunia sehingga pergerakannya akan menjadi perhatian khusus timnya.

Semangat juang Austria pun patut diwaspadai. Gol penyeimbang Sasa Kalajdzic pada menit-menit akhir saat menghadapi Aljazair memastikan langkah Das Team ke fase gugur sekaligus menjadi bukti bahwa mereka tidak mudah menyerah. Mental bertarung seperti itulah yang berpotensi menguji kesolidan Spanyol hingga peluit panjang dibunyikan.

Rekor pertemuan memang masih lebih berpihak kepada Spanyol. La Roja meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang dalam lima pertemuan terakhir melawan Austria. Namun, Das Team pernah menghadirkan kejutan saat kedua tim bertemu di Piala Dunia 1978 dengan kemenangan 2-1. Catatan tersebut menjadi pengingat bahwa Austria tetap memiliki kapasitas untuk menyulitkan Spanyol di panggung turnamen besar.
 

Fakta menarik

1. Spanyol sulit ditembus sejak awal laga

Spanyol menjadi satu-satunya tim di Piala Dunia 2026 yang tidak menghadapi satu pun tembakan tepat sasaran pada babak pertama sepanjang fase grup.
 

2. Austria pernah kejutkan Spanyol di Piala Dunia

Pertemuan terakhir kedua tim di Piala Dunia terjadi pada edisi 1978. Saat itu, Austria sukses mengalahkan Spanyol dengan skor 2-1.
 

3. Laga Austria selalu sarat gol

Tiga pertandingan Austria di fase grup menghasilkan total 12 gol atau rata-rata empat gol per pertandingan.
 

4. Spanyol belum tersentuh

Spanyol belum kebobolan satu gol pun di Piala Dunia 2026. Selain La Roja, hanya Meksiko yang juga mencatat tiga clean sheet hingga akhir fase grup.
 

5. Kontras di lini pertahanan

Spanyol tampil dengan catatan nirbobol, sedangkan Austria telah kebobolan enam gol sepanjang fase grup.
 

Perkiraan susunan pemain kedua tim

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Marcos Llorente, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal.

Austria (4-2-3-1): Alexander Schlager; Stefan Posch, Kevin Danso, David Alaba, Phillipp Mwene; Konrad Laimer, Nicolas Seiwald; Romano Schmid, Xaver Schlager, Marcel Sabitzer; Sasa Kalajdzic.
 

Head to head

19/11/2009: Austria 1-5 Spanyol
02/09/2001: Spanyol 4-0 Austria
12/10/2000: Austria 1-1 Spanyol
04/09/1999: Austria 1-3 Spanyol
27/03/1999: Spanyol 9-0 Austria

(Patrick Pinaria)