Sebuah kapal tanker melintas di Selat Hormuz. (Anadolu Agency)
Perdagangan Maritim Iran-Qatar Kembali Beroperasi setelah Lima Bulan Terhenti
Muhammad Reyhansyah • 6 July 2026 10:19
Teheran: Perdagangan maritim antara Iran dan Qatar kembali dibuka setelah sempat terhenti sekitar lima bulan akibat konflik di kawasan Teluk.
Mengutip Channel News Asia, Senin, 6 Juli 2026, Atase Perdagangan Iran di Doha Abbas Abdolkhani mengatakan layanan pelayaran antara Pelabuhan Dayyer di Iran dan Pelabuhan Al Ruwais di Qatar kembali beroperasi setelah adanya koordinasi antara Kedutaan Besar Iran di Doha dan otoritas Qatar.
Kedua pelabuhan tersebut selama ini menjadi jalur utama perdagangan regional antara Iran dan Qatar.
Pelabuhan Dayyer sebelumnya beberapa kali menjadi sasaran serangan selama konflik yang berlangsung selama empat bulan.
Pemulihan layanan pelayaran dilakukan setelah tercapainya kesepahaman sementara antara Iran dan Amerika Serikat (AS) pada bulan lalu yang mengakhiri permusuhan dan mengatur pemulihan lalu lintas maritim di kawasan Teluk.
Meski demikian, aktivitas pelayaran menuju dan keluar kawasan Teluk masih menghadapi sejumlah tantangan.
Sebelumnya, pada akhir Juni, Organisasi Pengembangan Perdagangan Iran juga menyatakan barang-barang asal Iran kembali diproses di Pelabuhan Jebel Ali, Uni Emirat Arab (UEA), yang merupakan pelabuhan terbesar di kawasan.
Perkembangan tersebut dinilai menjadi indikasi bahwa aktivitas perdagangan antara Iran dan negara-negara Teluk mulai kembali pulih setelah sempat terganggu akibat konflik.
Baca juga: Qatar Buka Kembali Seluruh Aktivitas Pelayaran setelah Hampir Sepekan Ditutup