Panasonic Gobel Group Peringati Hari Buruh dengan Menanam Pohon

Panasonic Gobel Group memperingati Hari Buruh dengan menanam pohon. Foto: Istimewa

Panasonic Gobel Group Peringati Hari Buruh dengan Menanam Pohon

M Sholahadhin Azhar • 1 May 2026 20:18

Jakarta: Panasonic Gobel Group memperingati Hari Buruh (May Day) dengan melakukan penanaman 1.500 pohon. Penanaman dilakukan di lingkungan pabrik Panasonic Manufacturing Indonesia.

“Ini bagian dari komitmen Panasonic dan Gobel Group terhadap kelestarian lingkungan hidup, penghijauan, dan ikut menurunkan suhu udara yang sedang menghadapi pemanasan global dan climate change,” kata pemimpin Panasonic Gobel Group, Rachmat Gobel, dalam keterangan tertulis yang dikutip Jumat, 1 Mei 2026.

Kegiatan ini digelar dan diikuti asosiasi buruh dari 20 perusahaan di bawah naungan Gobel Group. Kegiatan dihadiri Presiden Serikat Pekerja Panasonic Gobel Group, Djoko Wahyudi; CEO Gobel Group Hiramsyah Thaib; serta direksi, komisaris, aktivis buruh, dan seluruh karyawan Gobel Group.

Menurut Gobel, kegiatan penanaman pohon ini sudah menjadi tradisi di Gobel Group dalam memperingati Hari Buruh. Bahkan, kata Gobel, Mei 2026 ini menjadi Bulan Buruh di Gobel Group dengan beragam kegiatan, yang diberi nama Gobel Championship. Dalam kompetsisi itu, ada 330 piala yang diperebutkan.
 
Melalui penanaman pohon ini, kata Gobel, menjadi simbol Gobel Group terus tumbuh dan berkembang serta pro terhadap kelestarian lingkungan hidup.
 


Dalam kesempatan itu, Gobel juga membeberkan masa di mana saat pendiri Gobel Group, Thayeb M Gobel, wafat. Menurut Gobel, ada empat perusahaan dan 2 ribu karyawan saat itu. Sekarang, kata dia, sudah lebih dari 20 perusahaan dan lebih dari 16 ribu karyawan.

"Ini menunjukkan Gobel Group terus tumbuh dan berkembang, dan itu tumbuhnya bersama dengan karyawannya. Para buruhlah yang membuat perusahaan ini terus tumbuh dan berkembang,” kata Gobel.

Gobel membeberkan hal ini dicapai melalui filosofi Pohon Pisang dan Tujuh Prinsip Perusahaan. Gobel Group membangun ikatan kekeluargaan dengan para karyawan sebagai satu keluarga besar.

“Buruh atau pekerja bukan menjadi alat produksi yang semata-mata karena faktor timbal balik materi, tapi menempatkan buruh sebagai manusia. Gobel Group memiliki filosofi memanusiakan manusia dan bukan mempekerjakan manusia,” kata Gobel.

Melalui semua filosofi tersebut, kata Gobel, maka perusahaan sangat menghormati. Termasuk, sangat berterima kasih kepada seluruh karyawan.

“Keuntungan dimulai dari kinerja karyawan di level paling ujung. Semua menjadi satu kesatuan ekosistem yang saling menopang. Tanpa peran serta mereka maka tak akan ada keuntungan,” katanya.

Adapun Gobel sempat bercerita dirinya sering bertemu masyarakat. Mereka, kata dia, meminta anak atau kerabatnya untuk menjadi karyawan, walaupun hanya menjadi tukang sapu.


Panasonic Gobel Group memperingati Hari Buruh dengan menanam pohon. Foto: Istimewa

Menurut Gobel, hal itu menunjukkan betapa sulitnya mencari pekerjaan di masa sekarang ini. Namun, ada satu hal yang ingin ditekankan. Bahwa, di Gobel Group semua jenis pekerjaan memiliki posisi yang sama mulianya, dan memiliki kontribusi tersendiri terhadap tumbuh kembangnya perusahaan.

"Tanpa ada tukang sapu maka lingkungan perusahaan tidak akan bersih. Perlu saya sampaikan bahwa di Gobel Group kebersihan menjadi cermin kinerja perusahaan,” katanya.

Kegiatan di Hari Buruh tahun 2026 ini dimulai dengan karnaval dari tiap perusahaan. Mereka menampilkan berbagai atraksi, kostum, dan yel-yel. Selain itu juga ada atraksi dari kelompok reog Ponorogo.

Di pagi hari, ada kegiatan gowes sepeda mengelilingi jalan di sekitar pabrik. Siangnya, ada kegiatan lomba masak. Walau ini lomba masak, para pendukungnya menyemangati dengan memainkan tambur dan tetabuhan serta yel-yel. Sehingga suasananya meriah dan riang gembira.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)