Tak Terbendung! LavAni Rebut Kemenangan Ketujuh Beruntun di Proliga 2026

Jakarta LavAni Livin' Transmedia melawan Garuda Jaya di GOR Ken Arok, Malang, Minggu 8 Februari 2026/Proliga.

Tak Terbendung! LavAni Rebut Kemenangan Ketujuh Beruntun di Proliga 2026

Daviq Umar Al Faruq • 8 February 2026 22:57

Malang: Jakarta LavAni Livin' Transmedia terus menunjukkan tren positif tanpa jeda. LavAni kembali menambah panjang rekor kemenangan beruntun usai membungkam Garuda Jaya tiga set langsung 25-15, 25-23, dan 25-19 pada laga lanjutan di GOR Ken Arok, Malang, Minggu, 8 Februari 2026.

Kemenangan ini mengukuhkan posisi LavAni di puncak klasemen dengan catatan tujuh kemenangan beruntun. Konsistensi permainan serta kematangan menghadapi momen genting menjadi kunci kemenangan tim tersebut.

Sejak set pertama, LavAni langsung menekan lewat komposisi terbaiknya. Hendra Kurniawan, Dio Zulfikri, Sigit Ardian, Malizi, Deho, hingga legiun asing Taylor Sander tampil agresif dan membuat pertahanan Garuda Jaya kesulitan.

Tim yang mengandalkan Dawuda dan Timofei Sokolov itu terlihat belum menemkan ritme permainan. Variasi serangan yang dibangun Dio Zulfikri sulit dibaca lawan, sehingga LavAni mampu menutup set pertama dengan selisih angka lebar, 25-15.

Perlawanan Garuda Jaya mulai terasa pada set kedua. Anak asuh Nur Widayanto tampil lebih rapi, sementara Bagas dan Kristoforus Sina memperkuat lini belakang hingga sempat memimpin 12-10.
 


Momentum itu tidak dibiarkan lama oleh pelatih LavAni, David Lee. Time out yang diambil menjadi titik balik. LavAni menyamakan skor 13-13 sebelum berbalik memimpin 16-13.

Garuda Jaya terus menekan lewat spike keras Dawuda dan Sokolov. Namun saat pertandingan memasuki angka kritis, pengalaman pemain LavAni berbicara dan mereka berhasil menutup set kedua dengan kemenangan tipis 25-23.

Pada set ketiga, David Lee mencoba memberi variasi dengan memasukkan Jasen menggantikan Dio Zulfikri di posisi setter. Perubahan itu tidak mengganggu ritme tim, LavAni tetap mampu membuka keunggulan 5-3.

Garuda Jaya sempat memangkas jarak melalui aksi Timofei Sokolov hingga skor menjadi 9-11. Namun, kualitas Taylor Sander dan Sigit Ardian kembali sulit dibendung. Serangan mereka membawa LavAni menjauh dengan skor 20-15.

Meski melakukan sejumlah rotasi di akhir pertandingan, dominasi LavAni tidak goyah. Set penutup pun menjadi milik mereka dengan skor 25-19 sekaligus memastikan kemenangan ketujuh musim ini.

Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, menyebut rotasi pemain menjadi bagian dari strategi jangka panjang tim. "Nanti ketika main di final four, semua pemain sudah diturunkan saat tampil di final four nanti," ujar Erwin usai laga.

Di kubu Garuda Jaya, pelatih Nur Widayanto tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Ia melihat adanya perkembangan dibanding penampilan sebelumnya.
"Dibanding penampilan sebelumnya, melawan LavAni lebih baik," tukas Nur.

Kapten Garuda Jaya, Dawuda Alaihimassalam, menilai faktor pengalaman menjadi salah satu penyebab timnya belum mampu merebut satu set pun. Ia mengakui jam terbang LavAni berada di level berbeda.

"Mungkin karena kita kalah senior dari pemain LavAni," tambah Dawuda.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)