Polisi Kantongi Identitas Pelaku Curanmor yang Baku Tembak di Citra Raya

Petugas dari Polresta Tangerang, Polda Banten saat melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) insiden baku tembak antara petugas dan pelaku curanmor di Kawasan Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang pada Jumat (24/7). ANTARA/HO-Polresta Tangerang

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Curanmor yang Baku Tembak di Citra Raya

Lukman Diah Sari • 27 July 2026 14:14

Kabupaten Tangerang: Polresta Tangerang mengidentifikasi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terlibat baku tembak dengan petugas keamanan di kawasan Citra Raya, Kabupaten Tangerang, Banten. Pengejaran terhadap pelaku masih berlangsung.

Kepala Seksi Humas Polresta Tangerang, Ipda Tri Leksono, mengatakan identitas pelaku berhasil diketahui berdasarkan hasil analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

"Sudah dikantongi identitas pelaku dari alat bukti CCTV," kata Tri di Tangerang, Senin, 27 Juli 2026, melansir Antara.

Tangkapan layar Aksi baku saling tembak seorang anggota kepolisian dengan pelaku pencuri motor di Jalan Raya Kawasan Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang

Namun, polisi belum membeberkan identitas para terduga pelaku karena proses pengejaran masih berlangsung. Tri mengatakan, tim gabungan dari Polsek Panongan dan Satreskrim Polresta Tangerang terus memburu para pelaku dan akan menyampaikan perkembangan penyelidikan setelah proses tersebut membuahkan hasil.

Menurut dia, barang bukti yang telah diamankan antara lain rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian serta satu unit sepeda motor Honda Beat Deluxe yang gagal dibawa kabur pelaku. Sementara itu, proyektil yang diduga ditembakkan pelaku hingga kini belum ditemukan sehingga penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti lain untuk mendukung proses penyelidikan.

Kasus tersebut bermula dari aksi pencurian kendaraan bermotor yang berujung baku tembak dan kejar-kejaran dengan petugas keamanan di kawasan Citra Raya pada Jumat, 24 Juli 2026. Peristiwa itu kemudian menjadi perhatian publik setelah rekaman videonya beredar di media sosial.

(Lukman Diah Sari)