Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus 16 Kali Hari Ini, Kolom Abu Capai 1,5 Km

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. (Dok Magma Indonesia)

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus 16 Kali Hari Ini, Kolom Abu Capai 1,5 Km

Lukman Diah Sari • 17 June 2026 23:23

Jakarta: Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami erupsi berulang sepanjang Rabu, 17 Juni 2026. Berdasarkan catatan pengamatan, gunung api Lewotobi Laki-laki meletus 16 kali dengan tinggi kolom abu bervariasi antara 400 meter hingga 1.500 meter di atas puncak.

Melansir Magma Indonesia, Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.04 Wita. Kolom abu teramati setinggi sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 2.584 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat dan barat laut.

"Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47,3 milimeter dan durasi 51 detik," kata petugas pos gunung api Lewotobi Laki-laki, M. Nurjansyah Dwi Laksona, Rabu, 17 Juni 2026.

Aktivitas vulkanik kembali terjadi pada pukul 01.43 Wita. Pada erupsi kedua, tinggi kolom abu mencapai 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 3.084 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat serta barat laut.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. (Dok Magma Indonesia)

Erupsi berikutnya tercatat pada pukul 03.03 wita dan 04.40 Wita. Pada kedua kejadian tersebut, tinggi kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak dengan arah sebaran tetap ke barat dan barat laut.

Selanjutnya, Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi pukul 06.59 Wita dengan tinggi kolom abu sekitar 400 meter di atas puncak. Kemudian pada pukul 08.01 Wita, erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom abu mencapai 500 meter di atas puncak.

Pada pukul 08.09 Wita, aktivitas erupsi kembali terekam. Namun, visual letusan tidak teramati. Meski demikian, seismograf mencatat amplitudo maksimum 29,6 milimeter dengan durasi 41 detik.

Kondisi serupa juga terjadi pada erupsi pukul 10.31 Wita, 11.21 Wita, 11.23 Wita, dan 13.25 Wita. Pada rentang waktu tersebut, visual letusan tidak dapat diamati.

Gunung Lewotobi Laki-laki kembali menunjukkan erupsi 13.54 Wita. Kolom abu teramati setinggi 600 meter di atas puncak atau sekitar 2.184 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal bergerak ke arah barat dan barat laut.

Erupsi dengan kolom abu tertinggi kembali terjadi pada pukul 17.01 Wita. Tinggi kolom abu mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak atau 3.084 meter di atas permukaan laut. Letusan tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 29,6 milimeter dan durasi 92 detik.

Aktivitas vulkanik masih berlanjut pada pukul 17.51 Wita dan 18.51 Wita. Pada kedua erupsi itu, tinggi kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak dengan arah sebaran abu ke barat dan barat laut.

Erupsi terakhir yang tercatat pada hari itu terjadi pada pukul 20.53 WITA. Kolom abu teramati setinggi sekitar 500 meter di atas puncak atau sekitar 2.084 meter di atas permukaan laut.

"Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat dan barat laut," ujar petugas pos pengamatan gunung api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro.

(Lukman Diah Sari)