Korban Letusan Gunung Semeru Meninggal, Alami Luka Bakar 80 Persen

Lokasi longsor di aliran Sungai Besuk Kobokan. (tangkapan layar/ Rokhmad)

Korban Letusan Gunung Semeru Meninggal, Alami Luka Bakar 80 Persen

21 June 2026 23:47

Lumajang: Satu orang korban semburan letusan sekunder dari material awan panas Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, meninggal dunia, pada Minggu sore, 21 Juni 2026. Korban bernama Very Irawan, 33, warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang.

Korban mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Haryoto Lumajang, setelah menjalani perawatan intensif dan sejumlah tindakan operasi akibat luka bakar serius yang dideritanya.

"Keterangan yang kami dapat, tadi siang yang bersangkutan meninggal di RSU dr Haryoto Lumajang saat perawatan. Untuk sementara langkah kami kita lakukan penyelidikan dan kita memeriksa beberapa saksi yang mengetahui saat kejadian," ujar Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto, Minggu, 21 Juni 2026.



Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto.(tangkapan layar/ Rokhmad)

Korban diketahui terkena semburan material awan panas yang longsor di aliran Sungai Besuk Kobokan, pada Sabtu, 19 Juni 2026. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar mencapai delapan puluh persen di sekujur tubuh. 

Atas kejadian itu, tim dari kepolisian setempat tengah melakukan penyelidikan. Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. 

Sementara itu, sebagaimana hasil pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMB) dalam enam jam terakhir, Gunung Semeru mengalami dua belas kali gempa letusan, tiga kali gempa embusan, dan satu kali gempa tektonik jauh. Hingga kini, Gunung Semeru masih berada di Level III atau Siaga. (Metro TV/?Rokhmad)

(Lukman Diah Sari)