Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas). Foto: Antara.
Pemerintah Prioritaskan Penguatan Program MBG di Daerah 3T
Anggi Tondi Martaon • 6 August 2026 21:32
Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan pemerintah fokus pada penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Wilayah tersebut, yaitu Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku.
"Kami tadi sudah menyelesaikan, sudah rapat hari ini memutuskan (pendataan) yang 3T akan selesai dalam minggu ini, karena minggu lalu kita rapat satu bulan," kata Zulhas dikutip dari Antara, Kamis, 6 Agustus 2026.
Hal itu disampaikan Zulhas dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tingkat Menteri mengenai penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Rapat Utama Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta.
Selain memprioritaskan wilayah 3T, pemerintah memfokuskan intervensi kepada kelompok prioritas, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Langkah tersebut dilakukan agar manfaat program MBG dapat diterima kelompok paling membutuhkan secara tepat sasaran. "Semua akan diselesaikan dengan baik, yang adil ya bagi semua pihak. Jadi tidak usah khawatir," ungkap Zulhas.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah yang memprioritaskan daerah 3T dan kelompok sasaran prioritas dalam pelaksanaan program MBG. Menurut dia, masyarakat di wilayah tersebut merupakan kelompok yang paling membutuhkan perhatian pemerintah.
.jpg)
Ilustrasi MBG. Foto: MI.
"Mereka betul-betul membutuhkan dan mereka yang patutnya berbicara, membela hak," kata Tito.
Dia menambahkan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) siap mendukung proses pendataan penerima manfaat guna memastikan program berjalan lebih akurat dan tepat sasaran.
Rakortas tersebut dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, serta para pejabat dari kementerian/lembaga (K/L) terkait.