Jadwal BRI Super League Musim 2026/27: Persib-Persija Disambut Lawan Berat

Persib Juara Super League 2025/26. Foto: Instagram @republikindonesia.

Jadwal BRI Super League Musim 2026/27: Persib-Persija Disambut Lawan Berat

Muhamad Marup • 6 August 2026 15:07

Jakarta: I.League resmi mengumumkan jadwal penyelenggaraan kompetisi BRI Super League musim 2026/27. Persib Bandung dan Persija akan disambut lawan-lawan berat di laga-laga awal.

Pada musim 2026/27, BRI Super League dijadwalkan mulai bergulir pada 4 September 2026 hingga 5 Juni 2027. Penyusunan kalender kompetisi dilakukan melalui koordinasi intensif antara I.League dan PSSI, termasuk melalui rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan kalender kompetisi mempertimbangkan agenda Tim Nasional Indonesia yang mengacu pada kalender resmi FIFA, AFC, dan AFF. Selain itu, kalender kompetisi juga disusun dengan memperhatikan momentum Ramadan serta hari-hari besar lainnya guna menjaga kualitas dan kelancaran penyelenggaraan kompetisi sepanjang musim.

Ia menegaskan bahwa pengumuman kalender kompetisi sejak dini merupakan langkah strategis untuk mendukung kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi musim baru.

"Kalender musim 2026/27 disusun lebih awal agar klub dan seluruh stakeholder memiliki kepastian dalam melakukan perencanaan," ujar Ferry, mengutip laman ileague.id, Kamis, 6 Agustus 2026.

Berdasarkan jadwal BRI Super League 2026/27, Derbi Indonesia antara Persib melawan Persija akan tersaji pada pekan kedua. Kedua tim juga akan menghadapi lawan berat di awal kompetisi.

Juara Tiga Kali Beruntun, Pakar Ekonomi Ulas Kekuatan Keuangan Persib

Juara BRI Super League 2025/2026, Persib Bandung. Foto: Persib.co.id

Usai melawan Persija, Persib akan menghadapi Dewa United. Sementara itu, Persija akan melawan Borneo FC sebelum laga melawan Persib.

League Cup

Selain kompetisi reguler, PSSI dan I.League juga telah mematangkan rencana penyelenggaraan League Cup yang akan diperkenalkan mulai musim 2026/27. League Cup akan berlangsung secara paralel dengan kompetisi liga.

Ferry mengatakan, kehadiran kompetisi baru ini diharapkan dapat menambah jam bermain pemain, memperluas ruang kompetitif bagi klub, serta memperkuat ekosistem sepak bola nasional secara menyeluruh. League Cup menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing kompetisi nasional. "Selain itu, kami mulai mempersiapkan penyelenggaraan League Cup sebagai tambahan kompetisi yang diharapkan dapat memperkuat ekosistem sepak bola nasional," tuturnya.

Informasi lebih lanjut mengenai format kompetisi, jadwal pertandingan, regulasi, serta mekanisme pelaksanaan League Cup akan diumumkan pada kesempatan berikutnya.

(Muhamad Marup)