BPBD Makassar Duga Kebakaran Mal Nipah Park Akibat Korsleting Listrik

Personil BPBD yang bersiap melakukan upaya penanganan terhadap dampak kebakaran di Nipah Park atau Mall Nipah Makassar, Minggu malam (9/08/2026). ANTARA/HO-BPBD Makassar

BPBD Makassar Duga Kebakaran Mal Nipah Park Akibat Korsleting Listrik

Whisnu Mardiansyah • 10 August 2026 07:39

Makassar: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Sulawesi Selatan, menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran di salah satu pusat perbelanjaan Nipah Park mengarah pada gangguan atau korsleting listrik.

"Namun penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan pihak yang berwenang," ujar Kepala BPBD Makassar, Fadli Tahar, melalui keterangan resminya di Makassar, seperti dilansir Antara, Senin, 10 Agustus 2026.

Kebakaran terjadi di kawasan Nipah Park Jalan Urip Sumoharjo Nomor 23, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Minggu malam, 9 Agustus 2026, sekitar pukul 21.30 Wita.

Berdasarkan laporan awal Regu Delta Posko Penanggulangan Bencana BPBD Kota Makassar, api pertama kali diketahui setelah terlihat oleh staf mal di area lantai 4.

Petugas gabungan segera melakukan penanganan di lokasi. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Makassar mengerahkan armada untuk melakukan pemadaman, sementara BPBD Kota Makassar bersama unsur terkait melakukan penanganan kedaruratan dan pelayanan terhadap korban.
 


Dalam kejadian tersebut, dua orang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan dan telah mendapatkan penanganan dari tim medis BPBD bersama relawan.

Korban pertama, Muhammad Akram, 26, laki-laki asal Maros, mengalami keluhan sesak napas. Korban kedua, Rio Dafa, 24, laki-laki, mengalami sesak napas disertai pusing. Keduanya mendapatkan penanganan medis setelah kejadian.

Berdasarkan asesmen sementara, kebakaran berdampak pada satu unit bangunan Nipah Mall dengan kategori kerusakan ringan. Data tersebut masih bersifat sementara dan dapat diperbarui berdasarkan hasil asesmen lanjutan.


Ilustrasi kebakaran. Foto: Medcom.id.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait penyebab maupun dampak kejadian," ujar Fadli.

BPBD Kota Makassar menegaskan, kebakaran pada fasilitas publik dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, prioritas utama adalah memastikan keselamatan pengunjung, pekerja, serta seluruh personel yang melakukan penanganan.

Masyarakat juga diingatkan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi dan perangkat kelistrikan berada dalam kondisi aman.

(Whisnu M)