Layar monitor perkembangan evakuasi dan penanganan korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang sempat hilang kontak, yang didirikan di posko darurat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). ANTARA/Tumpal Andani Aritona
Posko Darurat Kapal Virgo Transport 8 Dibuka di Pelabuhan Trisakti
Lukman Diah Sari • 13 September 2026 14:18
Banjarmasin: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk penanganan korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan, posko tersebut menjadi pusat koordinasi KSOP dengan Basarnas Banjarmasin, BUP PT Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Banjarmasin melalui VTS, Kepanduan PT Pelindo III Banjarmasin, pihak keagenan kapal, serta keluarga korban dalam penanganan keadaan darurat dan perkembangan operasi pencarian serta penyelamatan.
“Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KM Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi,” ujarnya, di Banjarmasin, Minggu, 13 September 2026, melansir Antara.
Operasi penyelamatan tersebut melibatkan Basarnas Banjarmasin dan mendapat dukungan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, yakni KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP untuk membantu proses evakuasi orang yang masih berada di sekitar kapal.
KM Virgo Transport 8 mengalami kehilangan kontak di sekitar perairan Masalembo pada Minggu, sekitar pukul 02.00 waktu setempat setelah berangkat dari Pelabuhan Surabaya menuju Pelabuhan Banjarmasin pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 06.52 waktu setempat.
Berdasarkan manifes, kapal roro penumpang berbendera Indonesia dengan tonase 8.540 GT tersebut membawa 243 orang yang terdiri atas 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet, dengan muatan 89 kendaraan.
.jpg)
Beberapa keluarga korban dari kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 sedang menunggu di lobby terminal penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu (13/9/2026). ANTARA/Gunawan Wibisono
KSOP Kelas I Banjarmasin terus memantau perkembangan penanganan insiden secara berkala dan akan menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat sesuai perkembangan operasi pencarian, penyelamatan, serta hasil pendataan di lapangan.
Data sementara Basarnas, hingga Minggu, pukul 12.00 Wita, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 103 orang dari total 243 orang yang berada di kapal tersebut. Kapal TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang terdiri atas 15 orang selamat dan satu meninggal dunia, sedangkan TB TCP mengevakuasi 38 orang dalam kondisi selamat.
Selain itu, MV Haida mengevakuasi 49 orang dalam kondisi selamat, sehingga total penumpang yang telah berhasil dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8 mencapai 103 orang hingga pembaruan operasi SAR pada Minggu siang. Sebanyak 16 orang yang dievakuasi TB Mauhaw IX akan dibawa menuju Pelabuhan Tuban sesuai informasi dari nakhoda kapal tersebut, sedangkan penumpang yang dievakuasi TB TCP dan MV Haida akan dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.