Borong Saham BBYB Lagi, Gozco Capital Kini Kuasai 10,53%

Ilustrasi. Foto: dok BNC.

Borong Saham BBYB Lagi, Gozco Capital Kini Kuasai 10,53%

Ade Hapsari Lestarini • 4 February 2026 12:14

Jakarta: Minat terhadap saham bank berbasis layanan digital masih terjaga di tengah dinamika pasar. Hal ini tercermin dari langkah PT Gozco Capital yang kembali menambah kepemilikan saham di PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB).

Berdasarkan laporan kepemilikan saham per 4 Februari 2026, Gozco Capital membeli tambahan 164 juta saham BBYB dengan harga Rp364 per saham, senilai total Rp59,7 miliar. Aksi ini merupakan pembelian ketiga dalam empat bulan terakhir. Dengan transaksi tersebut, porsi kepemilikan Gozco Capital meningkat dari 9,31 persen menjadi 10,53 persen, setara dengan sekitar 1,41 miliar saham Bank Neo Commerce.

Sebelumnya, pada November 2025, Gozco Capital telah menambah 72,4 juta saham BBYB sehingga kepemilikan naik menjadi 7,75 persen. Selanjutnya pada Januari 2026, Gozco kembali membeli 207 juta saham BBYB dengan harga Rp474 per saham atau senilai Rp98,12 miliar, yang meningkatkan porsi kepemilikan menjadi 9,31 persen.



 


Tren pertumbuhan profitabilitas positif yang terus meningkat


"Kami menyambut baik atas meningkatnya porsi kepemilikan saham PT Gozco Capital di Bank Neo Commerce. Kepercayaan yang terus diberikan oleh para pemegang saham adalah hal utama yang membuat Bank Neo Commerce terus berkomitmen untuk senantiasa memberikan layanan keuangan terbaik kepada nasabah, dan masyarakat luas secara umum. Jajaran manajemen dan seluruh Neobankers akan terus berupaya untuk meningkatkan kinerja Perseroan dan menjaga tata kelola yang baik ke depan," ujar Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Eri Budiono, dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 Februari 2026.

Hingga Oktober 2025, BNC mencatatkan kinerja keuangan yang kuat. BNC mempertahankan tren pertumbuhan profitabilitas positif yang terus meningkat, melalui efisiensi operasional yang terjaga, serta kualitas aset yang makin sehat.

Bank Neo Commerce mencatatkan total laba hingga Oktober 2025 senilai Rp517,20 miliar, melonjak 73 kali dibandingkan laba pada Oktober 2024 sebesar Rp6,95 miliar. Pencapaian ini merefleksikan operasional perbankan yang semakin mature dan kemampuan BNC dalam menjaga kualitas aset secara berkelanjutan.

"Kinerja Bank Neo Commerce yang telah berjalan dengan baik selama 2025, kami upayakan akan terus berlanjut di 2026 ini. Di tengah kondisi pasar yang sangat dinamis belakangan ini, kepercayaan dari para pemegang saham dan nasabah merupakan dorongan yang kuat bagi kami untuk terus senantiasa melakukan yang terbaik dan menghadirkan layanan keuangan yang mampu menjadi solusi atas kebutuhan nasabah," tambah Eri.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)