Kawasan Terpadu di Cikarang Perkuat Daya Tarik Investasi Properti

Ilustrasi kawasan Deltamas Cikarang. Foto: dok Deltamas.

Kawasan Terpadu di Cikarang Perkuat Daya Tarik Investasi Properti

Ade Hapsari Lestarini • 6 February 2026 18:01

Cikarang: Pengembang properti PT Panahome Deltamas Indonesia optimistis terhadap prospek hunian dan komersial di kawasan Kota Deltamas yang dinilai semakin berkembang. Melalui gedung marketing gallery baru pada awal 2026 sebagai bagian dari pengembangan kawasan Savasa di Kota Deltamas.

Sementara dari sisi makro, kawasan timur Jakarta tetap menjadi salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi regional. Hal ini ditopang oleh konsentrasi kawasan industri, peningkatan konektivitas, stabilnya permintaan tenaga kerja produktif dan menjadi Proyek Strategis Nasional.

Tak pelak, total realisasi investasi di Kabupaten Bekasi mencapai sekitar Rp61,8 triliun hingga triwulan III-2025, menjadikan Bekasi sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Barat.

Secara mikro, perkembangan Savasa membentuk ekosistem hunian terpadu yang mengintegrasikan fungsi residensial, pendidikan, dan komersial. Ekosistem ini mendorong meningkatnya kebutuhan yang adaptif terhadap aktivitas penghuni sekaligus memiliki potensi imbal hasil jangka panjang.

Ke depan, kawasan tersebut terus dikembangkan melalui penyediaan fasilitas pendukung, mulai dari area hijau, taman tematik, hingga penguatan area komersial seperti CO Square dan SAVASA Point. Seluruh pengembangan dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat nilai kawasan.

"Memasuki 2026, permintaan pasar kini tidak hanya fokus pada hunian, tetapi juga pada aset komersial yang mampu menghasilkan pendapatan berkelanjutan (sustainability income). Savasa kami siapkan sebagai kawasan yang siap tumbuh bersama investor," ujar Presiden Direktur PT Panahome Deltamas Indonesia, Taishi Inagaki, dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 Februari 2026.

Sedangkan dari sisi aksesibilitas, kawasan Savasa berada sekitar lima menit dari sejumlah gerbang tol utama, antara lain Km 37, Km 42, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan Km 31. Lokasi ini juga berdekatan dengan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung.



 

 

Pengembangan kawasan 2026


Pada momentum awal 2026, pengembang menempatkan CO Square sebagai produk komersial unggulan di kawasan CBD Deltamas. Produk tersebut mengusung konsep ruko alfresco dengan desain double fasad yang ditujukan untuk mendukung aktivitas usaha seperti sektor makanan dan minuman, ritel gaya hidup, serta jasa.

Selain itu, pengembangan fasilitas kawasan juga dilanjutkan, antara lain ruang terbuka hijau, lapangan olahraga, hingga rencana pembangunan fasilitas ibadah dan taman tematik. Berdasarkan data internal perusahaan, harga sewa unit rumah di kawasan tersebut tercatat mencapai hingga Rp250 juta per tahun.

"Konsep ini dinilai relevan dengan kebutuhan bisnis modern seperti F&B, lifestyle retail, hingga jasa berbasis pengalaman (experience-based business). Dari perspektif investasi, produk baru kami punya sejumlah unique selling point," kata Inagaki.

Pada tahun ini, SAVASA melanjutkan pengembangan fasilitas kawasan mulai dari ruang hijau terbuka, lapangan basket di grande park, dan yang akan datang yakni mushola hingga taman tematik empat musim. Pengembangan ini menandai fase kawasan yang semakin mapan, mengingat hal ini merupakan faktor krusial dalam menurunkan risiko investasi properti.

"Kombinasi antara kawasan yang terus bertumbuh, produk komersial yang tepat sasaran, serta ekosistem pendukung yang kuat menjadi fondasi utama kami dalam membangun kepercayaan investor di Savasa," kata Inagaki.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)