Banjir Luapan Sungai Mekong Landa 4 Provinsi Kamboja, 1.551 Keluarga Mengungsi

Banjir akibat luapan Sungai Mekong melanda empat provinsi di Kamboja. (Anadolu Agency)

Banjir Luapan Sungai Mekong Landa 4 Provinsi Kamboja, 1.551 Keluarga Mengungsi

Willy Haryono • 26 August 2026 15:25

Phnom Penh: Banjir akibat luapan Sungai Mekong melanda empat provinsi di Kamboja dan berdampak pada 13.688 keluarga, dengan 1.551 di antaranya terpaksa mengungsi ke wilayah yang lebih tinggi.

Juru Bicara Komite Nasional Penanggulangan Bencana (NCDM) Soth Kim Kolmony mengatakan banjir parah telah melanda Provinsi Kratie, Tboung Khmum, Stung Treng, dan Kampong Cham sejak Jumat lalu.

Banjir tersebut dipicu oleh dampak sisa Topan Saudel yang sebelumnya menerjang sejumlah wilayah di kawasan Asia.

"Di antara keempat provinsi tersebut, Kratie dan Tboung Khmum menjadi wilayah yang paling terdampak, masing-masing dengan 7.934 dan 3.951 keluarga terdampak," kata Kolmony, sebagaimana dilansir Xinhua, Rabu, 26 Agustus 2026.

Menurutnya, ketinggian air yang terus meningkat telah menggenangi lebih dari 9.000 rumah dan merendam lebih dari 4.000 hektare sawah.

Sejauh ini, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat banjir tersebut.

Banjir Mekong Rutin Melanda Kamboja

Kamboja secara rutin mengalami banjir akibat luapan Sungai Mekong selama musim hujan, terutama antara Juli hingga Oktober.

Data NCDM menunjukkan banjir menyebabkan 19 orang meninggal dunia di Kamboja sepanjang tahun lalu.

Kamboja juga memiliki sejarah panjang menghadapi banjir besar. Pada 2011, salah satu banjir terparah dalam beberapa dekade melanda 18 provinsi, berdampak pada lebih dari 1,5 juta orang dan menewaskan sekitar 250 orang.

Kondisi geografis dan ketergantungan besar terhadap sektor pertanian membuat Kamboja rentan terhadap berbagai bencana alam, termasuk banjir, kekeringan, dan badai. (Razaqa Hariz)

Baca juga:  Banjir Bandang Terjang Nepal Utara, Banyak Warga Dikhawatirkan Tewas

(Willy Haryono)