Blokade Laut AS Paksa 21 Kapal Putar Balik di Sekitar Selat Hormuz

Militer AS telah memaksa 21 kapal untuk berbalik arah sejak diberlakukannya blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. (Anadolu Agency)

Blokade Laut AS Paksa 21 Kapal Putar Balik di Sekitar Selat Hormuz

Willy Haryono • 18 April 2026 16:37

Tampa: Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa pasukan militer AS telah memaksa 21 kapal untuk berbalik arah sejak diberlakukannya blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Dalam unggahan di platform X pada Jumat kemarin, CENTCOM menyebut kapal penghancur rudal kendali USS Michael Murphy (DDG-112) saat ini melakukan patroli di Laut Arab guna menegakkan kebijakan Presiden AS Donald Trump tersebut.

Menurut CENTCOM, seluruh kapal yang diminta berbalik telah mematuhi instruksi militer AS.

Gangguan di Selat Hormuz

Blokade yang diumumkan pada 13 April itu memperparah gangguan pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global.

Ketegangan meningkat sejak pecahnya konflik antara AS dan Israel melawan Iran pada 28 Februari, yang berdampak pada lonjakan harga minyak serta biaya pengiriman dan asuransi global.

Sementara itu, Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz telah dibuka kembali bagi kapal komersial melalui rute tertentu. Langkah tersebut disebut sejalan dengan gencatan senjata selama 10 hari di Lebanon yang mulai berlaku pada Kamis tengah malam.

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa Iran memang telah membuka Selat Hormuz, namun blokade laut AS akan tetap diberlakukan hingga kesepakatan dengan Iran tercapai sepenuhnya. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Iran Ancam Tutup Lagi Selat Hormuz jika Blokade Laut AS Terus Berlanjut

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)