Kantor Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate. ANTARA/Abdul Fatah
Wilayah Malut Diprediksi Diguyur Hujan Sepekan ke Depan
Whisnu Mardiansyah • 29 January 2026 12:37
Ternate: Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate menyatakan dinamika atmosfer terkini di wilayah Maluku Utara dapat memicu penumpukan massa udara yang berpotensi menyebabkan hujan lebat dalam sepekan ke depan.
"Kondisi ini berpotensi meningkatkan curah hujan yang harus diwaspadai," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, Sakimin seperti dilansir Antara, Kamis, 29 Januari 2026.
Secara umum, cuaca Maluku Utara pada 29 Januari hingga 4 Februari 2026 diprakirakan berawan hingga hujan ringan. Namun, masyarakat diminta waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara fluktuatif kapan saja.
"Hujan tersebut berpotensi menimbulkan dampak turunan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang, serta angin kencang," jelas Sakimin.
Baca Juga :
Diguyur Hujan Deras, Kota Jember Dikepung Banjir
BMKG merinci potensi hujan sedang-lebat disertai angin kencang pada 29-30 Januari di sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, dan Kabupaten Pulau Taliabu.
Potensi serupa masih akan berlanjut pada 31 Januari-1 Februari. Sementara pada 2-4 Februari, hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang diprakirakan melanda hampir seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara.

Ilustrasi Medcom.id
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan kesiapan infrastruktur, memperkuat koordinasi, dan melakukan upaya pengurangan risiko seperti menjaga kebersihan lingkungan.
"Diharapkan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan selalu mengikuti informasi resmi dari kami," pungkas Sakimin.