Prakirawan BBMKG Wilayah I Lestari Irene Purba memaparkan prakiraan cuaca Sumatera Utara untuk Rabu. ANTARA/Juraidi
Sejumlah Wilayah Sumut Berpotensi Diguyur Hujan Besok
Whisnu Mardiansyah • 23 September 2026 00:01
Medan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah Sumatra Utara berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada Rabu, 23 September 2026.
Melansir Antara, Prakirawan BBMKG Wilayah I, Lestari Irene Purba, mengatakan kondisi cuaca di Sumatra Utara pada Rabu pagi secara umum diprediksi berawan. Hujan ringan berpotensi turun di wilayah Labuhanbatu.
Memasuki siang hingga sore, potensi hujan meluas ke sebagian besar wilayah Sumatera Utara dengan intensitas ringan hingga sedang. Sejumlah daerah diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang, yakni Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Padang Lawas, Tapanuli Barat, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Tapanuli Utara.
Pada malam hari, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Sumatra Utara. Sementara menjelang pagi, kondisi cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah daerah.
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan pada dini hari meliputi Asahan, Batu Bara, Binjai, Besitang, Toba, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Langkat, Padang Lawas, wilayah Sumatra Utara bagian timur, Simalungun, dan Tapanuli Selatan.
Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 14-34 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar 60-100 persen, sedangkan angin diprediksi bertiup dari arah Tenggara hingga Barat dengan kecepatan 5-20 kilometer per jam.
Masyarakat di kawasan pantai barat, pantai timur, pegunungan, lereng timur, dan lereng barat Sumatera Utara diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang.
"Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor," katanya.

Ilustrasi hujan
Potensi Gelombang hingga 2,5 Meter
Selain cuaca darat, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatra Utara. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Dasmian Sulviani, mengatakan potensi gelombang setinggi 1,25-2,5 meter dapat terjadi pada 23-26 September 2026 di sejumlah wilayah perairan Sumatra Utara.
Perairan yang berpotensi mengalami gelombang tersebut meliputi Samudra Hindia Barat Kepulauan Nias, perairan barat Sumatra Utara, perairan Kepulauan Batu, perairan barat Kepulauan Nias, perairan Timur Kepulauan Nias, serta perairan Barat Kepulauan Batu.
Kondisi perairan tersebut turut dipengaruhi pola angin di wilayah Sumatera bagian Utara yang secara umum bertiup dari arah Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 8-20 knot.