Dewa Ayu Bidik Semifinal dengan Maksimalkan Peluang di Laga Berikutnya

Atlet bola basket putri Indonesia Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi ditemui usai laga akhir Grup A Indonesia melawan China di Aichi International, Jepang, Senin (21/9/2026). (ANTARA/Arindra Meodia)

Dewa Ayu Bidik Semifinal dengan Maksimalkan Peluang di Laga Berikutnya

Siti Yona Hukmana • 22 September 2026 06:21

Jakarta: Kapten tim nasional bola basket putri Indonesia Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi mengatakan timnya akan memaksimalkan setiap peluang pada pertandingan berikutnya untuk menjaga asa melaju hingga semifinal.

Dewa Ayu menilai pengalaman menghadapi tim berlevel dunia menjadi modal penting bagi Indonesia untuk melakukan evaluasi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi lawan berikutnya.

"Untuk tahun ini masih bisa melaju ke babak selanjutnya, jadi kita harus betul ada kesempatan dan kita harus memaksimalkan kesempatan yang ada di depan mata kita. Itu sih yang target kita selanjutnya," kata Dewa Ayu di Nagoya, dilansir Antara, Selasa, 22 September 2026.

Menurut dia, Indonesia masih menunggu hasil undian untuk mengetahui lawan pada babak berikutnya. Karena itu, tim akan terlebih dahulu menunggu hasil drawing sebelum menentukan persiapan secara lebih spesifik.

"Untuk lawannya masih belum tahu karena masih di-drawing. Jadi semoga aja ini Tuhan ngasih kita jalan yang terbaik, ketemunya tim yang memudahkan, amin kita bisa masuk ke semifinal," ujar Dewa Ayu.

Suasana pertandingan timnas bola basket putri Indonesia bertanding melawan China pada babak penyisihan grup di Aichi International, Jepang, Senin (21/9/2026). ANTARA/Arindra Meodia

Ia mengatakan persaingan di level Asia tidak mudah karena terdapat sejumlah tim kuat seperti Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok. Kondisi tersebut membuat Indonesia harus siap menghadapi berbagai karakter permainan.

Selain mempersiapkan strategi menghadapi lawan, Dewa Ayu menilai Indonesia perlu memperbaiki konsistensi permainan.

Dalam pertandingan sebelumnya laga akhir Grup A melawan Tiongkok pada Senin malam, 21 September 2026, ia mengatakan pelatih juga tidak menjadikan kemenangan sebagai target utama. Para pemain justru diminta mengerahkan kemampuan maksimal untuk mendapatkan pengalaman menghadapi tim kelas dunia.

"Pelatih tidak menargetkan kita untuk menang di game ini. Cuma pelatih ingin kita ketika bermain di lapangan semaksimal mungkin, usaha, 'put energy on the court', mati-matian. Karena di sinilah kita mencari banyak pengalaman ketika kita melawan tim World Cup," ungkap Dewa Ayu.

(Siti Yona Hukmana)