Catatkan Transaksi Lebih dari Rp10 Miliar, FLOII Expo 2026 Perkuat Posisi Florikultura RI di Pasar Global

FLOII Expo 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dikunjungi 15.525 orang selama penyelenggaraan pada 17-20 September 2026. (Foto: Ist)

Catatkan Transaksi Lebih dari Rp10 Miliar, FLOII Expo 2026 Perkuat Posisi Florikultura RI di Pasar Global

Patrick Pinaria • 21 September 2026 15:59

Tangerang: Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama empat hari, 17-20 September 2026, di Hall 3A, ICE BSD City, Tangerang.

Mengusung tema 'United by Nature', FLOII Expo 2026 mempertemukan pelaku industri, komunitas, kolektor, breeder, landscape designer, hingga masyarakat umum dalam satu ekosistem florikultura dan nature lifestyle.

Pameran tanaman hias berskala internasional ini juga menjadi ruang untuk menghubungkan breeder lokal, baik yang baru maupun berpengalaman, dengan pasar internasional. Tahun ini, FLOII Expo 2026 menghadirkan lebih dari 120 exhibitor, termasuk pelaku industri dari Ekuador, Tiongkok, Thailand, dan Taiwan.

Pada penutupan acara, panitia turut menyerahkan penghargaan kepada Badan Karantina Republik Indonesia atas kontribusinya selama penyelenggaraan FLOII Expo 2026.

Steering Committee FLOII Expo 2026, Rustika Herlambang, mengatakan penyelenggaraan tahun ini mencatat capaian positif dengan jumlah pengunjung mencapai 15.525 orang.


Rangkaian program FLOII Expo 2026 turut menghadirkan sesi diskusi yang membahas perkembangan dunia florikultura dan tanaman hias. (Foto: Ist)

"FLOII Expo 2026 mencatat capaian positif dengan total 15.525 pengunjung dan nilai transaksi on-site serta potential transaction mencapai lebih dari Rp10 miliar. Pencapaian ini menjadi bukti semangat kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga, komunitas, dan berbagai pihak yang turut menyukseskan keberhasilan pameran tahun ini," ujar Rustika.

Sekretaris Utama Badan Karantina Indonesia, Shahandra Hanitiyo, menilai berakhirnya FLOII Expo 2026 bukan menjadi akhir dari kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas florikultura.

"Penutupan FLOII Expo 2026 ini bukanlah akhir dari kolaborasi kita semua. Justru ini menjadi langkah awal yang nyata untuk memperkuat industri florikultura Indonesia," ujar Shahandra.
 



Ia berharap semangat 'United by Nature' terus terjaga dan menjadi landasan bagi kemajuan florikultura Indonesia.

"Semoga semangat United by Nature terus terjaga dan menjadi landasan bagi kemajuan florikultura Indonesia, sehingga tanaman hias Indonesia semakin dikenal, diminati, dan mampu bersaing di pasar global," lanjut Shahandra.
 

Ragam program di hari penutupan 

Hari terakhir FLOII Expo 2026 diisi dengan berbagai program edukasi, kompetisi, dan seremonial. Rangkaian acara diawali dengan book launching Fern Walk II MT. Slamet Foothills bersama Rosy Nur Apriyanti, Friesia Sutjiati Widjaja, Wina Miranti Putri, Andhika Utama, Hannan Cinthya, dan Sandy Jacop.

Buku tersebut menjadi salah satu bentuk dokumentasi kekayaan hayati Indonesia, khususnya mengenai keragaman jenis pakis (fern) di kawasan Gunung Slamet.

Pengunjung juga dapat mengikuti Live Demo 'The Art of Tillandsia: Trend, Care & Display' bersama Bryan Louita Eksan, Debora Lovita Christy Pakpahan, dan Kiwon. Sesi tersebut membahas tren, perawatan, hingga cara penataan Tillandsia agar tampil maksimal.


Pengunjung melihat berbagai koleksi tanaman hias yang dipamerkan dalam FLOII Expo 2026 di ICE BSD City, Tangerang. (Foto: Ist)

Sementara itu, Plant Auction menjadi salah satu agenda yang ditunggu para kolektor tanaman hias. Sesi lelang tersebut menawarkan beragam tanaman premium, mulai dari Anthurium Obor Varigata Red Steam, Anthurium Obor Pink Diamond, Anthurium Obor Variegata Aurea, Black Cardinal Varigata, Billietiae Varigata, Dendrobium Thyrsiflorum, Dendrobium Amabile, Tillandsia Ion Curly Clump Tree, Tillandsia Gardneri Tree, Tillandsia Xerographica “Green Mile” Namo Farm, hingga Tillandsia duratii.

Beragam varietas koleksi tersebut ditawarkan dengan harga pembuka yang kompetitif dan memberikan kesempatan bagi kolektor untuk mendapatkan tanaman pilihan.
 

Momen puncak hari keempat sekaligus penutupan FLOII Expo 2026 ditandai dengan pengumuman pemenang lima kompetisi yang berlangsung sepanjang pameran. Kelima kompetisi tersebut, yakni FLOII Botanical Art, FLOII Bucephalandra Contest, FLOII Aquascape & Terrarium Competition, FLOII Tillandsia Contest, dan FLOII Aroid Contest.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan Doorprize Announcement dan Closing Ceremony. Penutupan FLOII Expo 2026 kemudian dimeriahkan penampilan Art Plant Music by Onion Jams yang kembali menghadirkan perpaduan tanaman dan musik sebagai bagian dari identitas kreatif FLOII Expo tahun ini.

Menutup rangkaian penyelenggaraannya, Dyandra Event Solutions menyampaikan apresiasi kepada Badan Karantina Indonesia dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia selaku mitra penyelenggara.


FLOII Expo 2026 mempertemukan pelaku industri, komunitas, dan berbagai pihak dalam pengembangan ekosistem florikultura Indonesia. (Foto: Ist)

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh sponsor, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) selaku Official Bank Partner, Pupuk Indonesia, PT PLN (Persero), Pertamina International EP, serta Kebun Raya.

Selain itu, apresiasi diberikan kepada para exhibitor dari dalam maupun luar negeri, komunitas tanaman hias, serta seluruh pengunjung yang telah menjadi bagian dari rangkaian FLOII Expo 2026.

Informasi lebih lanjut mengenai FLOII Expo dapat dilihat melalui akun Instagram @floii_expo atau kunjungi laman floii-expo.com. Sampai jumpa di FLOII Expo 2027!

(Patrick Pinaria)