Akses Jalan Terputus Banjir, Ratusan Motor Melintas Tol Cibitung–Cilincing

Pengendara motor masuk melintasi Ruas Jalan Tol Cibitung-Cilincing menuju Jakarta Utara akibat akses jalan di wilayah Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi terputus, Senin.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

Akses Jalan Terputus Banjir, Ratusan Motor Melintas Tol Cibitung–Cilincing

Lukman Diah Sari • 12 January 2026 14:53

Kabupaten Bekasi: Ratusan pengendara roda dua diizinkan melintas di ruas Tol Cibitung–Cilincing, tepatnya di wilayah Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akibat banjir yang memutus akses jalan penghubung antara Kabupaten Bekasi dan Jakarta Utara.

Para pemotor dialihkan masuk ke jalan tol melalui Gerbang Tol (GT) Tarumajaya dari arah Kabupaten Bekasi menuju Jakarta Utara. Rekayasa lalu lintas itu dilakukan sebagai bentuk diskresi kepolisian untuk mengantisipasi dampak banjir yang menghambat mobilitas warga.

“Kami telah berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan Jasa Marga agar mereka bisa masuk tol karena akses jalan yang terputus,” kata Kasatlantas Polres Metro Bekasi Komisaris Pol Sugiharto di Cikarang, Senin, 12 Januari 2026, melansir Antara.

Pengendara motor masuk melintasi Ruas Jalan Tol Cibitung-Cilincing menuju Jakarta Utara akibat akses jalan di wilayah Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi terputus, Senin.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

Sugiharto menjelaskan, kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta kebutuhan mendesak para pengendara yang hendak berangkat bekerja ke wilayah Jakarta. Oleh karena itu, pemotor diizinkan melintas dengan pengawalan ketat petugas kepolisian.

“Karena pertimbangan harus bekerja ke Jakarta, maka diperbolehkan dengan pengawalan kami. Mereka mau berangkat kerja tapi karena banjir enggak bisa lewat,” ujar dia.

Diskresi lalu lintas itu diberlakukan secara terbatas, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Selama periode tersebut, tercatat 280 unit sepeda motor melintas di ruas Tol Cibitung–Cilincing yang dibagi dalam tiga gelombang.

“Gelombang pertama 200 motor, kedua 50 dan ketiga 30. Tadi jam 9 sampai 11, kalau sekarang sudah tidak ada lagi,” kata Sugiharto.

Ratusan pemotor tersebut masuk melalui GT Tarumajaya dan keluar di Exit Tol Semper, Jakarta Utara. Setelah pukul 11.00 WIB, pengendara roda dua tidak lagi diperbolehkan melintas di jalan tol. Sugiharto menambahkan, hingga siang hari kondisi jalan di sekitar GT Tarumajaya masih tergenang air dan hujan masih mengguyur wilayah tersebut.

“Jalannya masih tergenang tapi sudah enggak boleh masuk tol lagi. Tadi pagi kan karena pertimbangan pada mau bekerja ke Jakarta,” kata dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)