Cuaca ekstrem. Foto: Ilustrasi Metrotvnews
Warga Bandar Lampung Diminta Waspada Cuaca Ekstrem Hingga April
Silvana Febiari • 8 January 2026 17:19
Bandar Lampung: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mengimbau warga mewaspadai dampak cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga Februari, Maret, dan April mendatang.
"Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) cuaca ekstrem tersebut didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi menimbulkan berbagai dampak bencana, sehingga masyarakat diminta untuk waspada," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung Idham Basyar Saputra, dikutip dari Antara, Kamis, 8 Januari 2026.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD juga meminta masyarakat berperan aktif dalam upaya mitigasi bencana. Salah satunya menjaga kebersihan lingkungan.
“Sesuai dengan imbauan Wali Kota Bandar Lampung, masyarakat diminta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama membersihkan sampah dan saluran drainase yang tersumbat guna mengurangi risiko banjir atau genangan air,” ungkap Idham.
Selain itu, warga diharapkan berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah ketika terjadi hujan disertai angin kencang dan petir. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon atau di dekat papan reklame karena dapat membahayakan keselamatan,” ujar Idham.
.jpg)
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandarlampung Idham Basyar Saputra dimintai keterangan di Bandarlampung, Kamis, 8 Januari 2026. ANTARA/Dian Hadiyatna
Terkait kesiapsiagaan, BPBD Kota Bandar Lampung menyiagakan personel selama 24 jam setiap hari. Jumlah personel yang disiagakan berkisar antara 25 hingga 30 orang.
"BPBD juga didukung oleh tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, serta instansi terkait lainnya seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Perhubungan jika dibutuhkan. Tentunya koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan apabila terjadi bencana,” jelasnya.
Idham menyampaikan sejumlah wilayah di kota ini masih berpotensi terdampak banjir atau genangan air. Kondisi tersebut dapat terjadi apabila hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama mengguyur Bandar Lampung.
"Wilayah yang berpotensi terdampak banjir di kota seperti di antaranya Kecamatan Way Halim, Tanjung Senang, beberapa titik di Rajabasa, serta Kedamaian," pungkasnya.