Peserta Latsarmil dengan Riwayat Penyakit Tak Ikut Latihan Fisik

Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Foto: Antara.

Peserta Latsarmil dengan Riwayat Penyakit Tak Ikut Latihan Fisik

Gabriella Thesa Widiari • 25 June 2026 18:35

Jakarta: Korps Marinir TNI AL memastikan peserta latihan dasar kemiliteran (latsarmil) dari Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI), dengan riwayat masalah Kesehatan tak diikutsertakan dalam Latihan fisik. Hal ini dilakukan agar para peserta tetap dalam kondisi sehat dan bisa mengikuti materi pendidikan.

"Yang memiliki riwayat kronis atau sakit berat kita pisahkan sampai dengan tingkat peleton dan kompi. Supaya kegiatan-kegiatan di lapangan yang berkaitan dengan fisik tidak kita ikutkan," kata Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKMP dan KNMP di Brigif 1 Marinir Cilandak Letkol (Mar) Agus Mutaqin, dilansir dari Antara, Kamis, 25 Juni 2026.
 


Riwayat kondisi fisik para peserta diperoleh dari hasil pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti latsarmil. Setelah kondisi masing-masing peserta dipelajari dan dipisahkan, para pelatih akan mengarahkan peserta yang punya riwayat penyakit untuk mengikuti materi di dalam kelas.

Untuk kegiatan di luar kelas, kata Agus, para peserta latsarmil akan menjalankan beberapa kegiatan mulai dari apel pagi hingga latihan peraturan baris berbaris (PBB). Bahkan para peserta juga mengikuti latihan menembak dengan senjata yang telah disiapkan personel Marinir.

"Jadi mereka punya dasar-dasar militer yang sekiranya bisa buat bekal dalam menuju penugasan berikutnya," kata Agus.


Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Foto: Antara.

Menurutnya, seluruh rangkaian pendidikan latsarmil dari SPPI calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) masih berjalan dengan aman dan kondusif. Dia berharap proses pendidikan kali ini bisa selesai dengan baik dan seluruh peserta mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk diterapkan ketika mengelola Koperasi Desa Merah Putih.

Sebanyak 674 peserta latsarmil dari SPPI mengikuti pendidikan selama satu setengah bulan di markas Pasmar I Cilandak, Jakarta. Para peserta itu terbagi menjadi empat kompi di mana setiap kompi berisi enam.

Selama di markas Korps Marinir, mereka mengikuti ragam pendidikan latihan dasar militer yang bertujuan untuk meningkatkan jiwa nasionalisme dan sikap disiplin dalam bekerja.

(Gabriella Thesa Widiari)