Personel Polda Metro Jaya mengevakuasi warga terdampak banjir.
Banjir Jakarta–Bekasi, Polda Metro Jaya Kerahkan Personel Evakuasi Warga
Lukman Diah Sari • 23 January 2026 10:17
Bekasi: Polda Metro Jaya mengerahkan personel gabungan untuk menangani banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta dan Bekasi. Langkah tersebut dilakukan melalui sinergi lintas satuan kerja.
Mulai dari Polres Metro Bekasi, Satuan Brimob, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), hingga Ditsamapta, memberikan pelayanan, membantu, dan mengevakuasi warga pada Kamis, 22 Januari 2026. Personel dikerahkan untuk evakuasi warga terdampak, pelayanan kemanusiaan, pengamanan wilayah, serta pengaturan lalu lintas di titik-titik yang terendam banjir.
"Hingga pukul 23.00 WIB tercatat 145 titik banjir yang tersebar di 12 kecamatan. Selain itu, terdapat 17 titik pengungsian dengan jumlah 1.342 kepala keluarga terpaksa mengungsi," ujar Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni dalam rilis resmi diterima pada Jumat, 23 Januari 2026.

Personel Polda Metro Jaya mengevakuasi warga terdampak banjir.
Polisi melakukan berbagai upaya penanganan, mulai dari mengevakuasi warga ke lokasi aman, menyalurkan bantuan makanan, menyiapkan dapur lapangan, hingga membagikan sembako dan makanan ringan. Layanan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan juga disiapkan, termasuk membawa warga yang sakit ke rumah sakit. Patroli pengamanan turut dilakukan untuk mencegah tindak kriminalitas di wilayah terdampak banjir.
Dia mengungkap bahwa di Kabupaten Bekasi, Brimob Polda Metro Jaya membuka dapur lapangan di Jalan Raya Gatot Subroto (Kali Ulu), Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara. Personel Batalyon D Pelopor menyalurkan makanan siap saji, bantuan sembako, layanan kesehatan, melakukan evakuasi warga, mendirikan tenda pengungsian, serta berkoordinasi dengan PLN dan instansi terkait.
Sementara itu, di Jakarta Selatan, banjir setinggi 30 hingga 60 sentimeter merendam kawasan Pondok Karya, Kecamatan Mampang. Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya dikerahkan sejak pukul 18.30 WIB dengan menggunakan perahu karet, skiff boat, dan life jacket untuk pemantauan, kesiapsiagaan, serta evakuasi warga.
Selajutnya di Jakarta Barat, Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas di Jalan Daan Mogot, kawasan Pesing, yang tergenang banjir setinggi 40 hingga 50 sentimeter. Petugas juga membantu kendaraan yang mogok akibat genangan air serta menjaga kelancaran arus lalu lintas. Personel Ditsamapta turut diterjunkan ke Pondok Karya dan Daan Mogot untuk pengamanan dan bantuan di lapangan.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Masyarakat diharap tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang banjir.
“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan darurat, dapat menghubungi call center 110. Polri siap hadir memberikan pelayanan dan pertolongan,” ujar Budi.