Warga mengamati dampak abrasi di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 20 Januari 2026. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Waspada, Gelombang Laut di Bali Diperkirakan Mencapai Empat Meter
Silvana Febiari • 20 January 2026 17:14
Denpasar: Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini mengenai tingginya gelombang laut di Bali. Gelombang diperkirakan mencapai empat meter pada 21–24 Januari 2026.
“Waspadai potensi angin kencang di perairan utara dan selatan Bali,” kata Kepala BBMKG Wilayah III, Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, dikutip dari Antara, Selasa, 20 Januari 2026.
Berdasarkan kondisi sinoptik, pola angin di perairan utara dan selatan Bali bergerak dari arah barat daya hingga barat laut. Kecepatan angin diperkirakan mencapai hingga 30 knot atau sekitar 55 kilometer per jam.
Adapun ketinggian gelombang laut hingga empat meter itu diperkirakan terjadi di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan perairan selatan Bali. Sedangkan di perairan utara Bali dan Selat Lombok bagian utara diperkirakan mencapai hingga 2,5 meter.
BBMKG Denpasar juga memperkirakan pada 20-21 Januari 2026, ketinggian gelombang laut wilayah penyeberangan dari Padangbai, Sanur dan Kusamba masing-masing menuju pulau wisata Nusa Penida di Kabupaten Klungkung mencapai 2,5 meter. Kecepatan angin diperkirakan hingga 25 knot dengan kondisi cuaca hujan.
Sedangkan penyeberangan dari Padangbai, Karangasem, Bali, menuju Lembar di Nusa Tenggara Barat pada periode itu diperkirakan mencapai hingga 2,5 meter dengan kecepatan angin hingga 30 knot. Kondisi angin dan gelombang laut itu berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Warga mengamati dampak abrasi di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 20 Januari 2026. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin melebihi 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam. Gelombang tinggi diperkirakan bisa mencapai 1,25 meter.
Sementara operator kapal tongkang dianjurkan untuk tetap waspada ketika angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. Kondisi ini berpotensi memengaruhi keselamatan operasional kapal.
Sedangkan operator kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter. Langkah antisipasi perlu dilakukan untuk menjaga keselamatan penumpang dan kru.