Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Metro TV/Kautsar
Airlangga Lapor Presiden Respons Positif terhadap Badan Ekspor
Kautsar Widya Prabowo • 22 May 2026 19:51
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto, mengenai respons positif kalangan pengusaha terhadap kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE). Ia juga melaporkan respons dari pembentukan badan ekspor melalui Danantara Sumber Daya Industri atau DSI.
“Kemudian yang berikut juga kami laporkan terkait kemarin pertemuan dengan para asosiasi pengusaha, baik dalam maupun luar negeri. Sosialisasi dari Devisa Hasil Ekspor dan sosialisasi daripada ekspor melalui badan usaha milik negara Danantara Sumber Daya Industri,” ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.
Airlangga menyebut mayoritas asosiasi juga siap bekerja sama dengan badan yang dibentuk pemerintah.
Baca Juga :
Airlangga: IHSG Hari ini Hijau
“Dan hampir dari seluruh asosiasi, baik dalam maupun luar negeri, mereka mengapresiasi kebijakan yang diambil oleh pemerintah dan mereka siap untuk bekerja sama dengan badan yang dibentuk oleh pemerintah,” lanjutnya.
Airlangga menjelaskan kebijakan DSI akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026. Meski demikian, implementasinya dilakukan secara bertahap dan akan dievaluasi dalam tiga bulan pertama pelaksanaan.
“Ini akan berlaku mulai 1 Juni. Implementasi kan ada tahapannya, tapi mulai berlaku 1 Juni,” katanya.
Saat ditanya terkait target implementasi penuh pada Januari 2027, Airlangga menyebut pemerintah akan terlebih dahulu melakukan evaluasi berkala. “Full-nya nanti kita evaluasi 3 bulan,” ujarnya.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Istimewa
Selain itu, pemerintah memastikan pengetatan pengawasan terhadap praktik under-invoicing ekspor. Pengetatan, melalui sistem pemantauan yang melibatkan Bea Cukai dan Danantara.
“Nanti tentu dicek melalui Bea Cukai dan nanti akan diketahui melalui Danantara dan melalui sistem. Jadi sehingga akan otomatis termonitor,” tegas Airlangga.
Ia juga memastikan praktik-praktik sebelumnya telah mulai diperiksa pemerintah. “Sudah, sudah dicek,” pungkasnya.