Arab Saudi: 15 Negara Tantatangani Pernyataan Pembentukan Koalisi Pertahanan Maritim

Arab Saudi inisiasi kerja sama pertahanan maritim. Foto: Anadolu

Arab Saudi: 15 Negara Tantatangani Pernyataan Pembentukan Koalisi Pertahanan Maritim

Fajar Nugraha • 14 August 2026 08:36

Riyadh: Sebanyak 15 negara telah menandatangani pernyataan untuk membentuk koalisi pertahanan maritim multinasional yang diinisasi oleh Arab Saudi.

Hal tersebut diumumkan oleh Kementerian Pertahanan Arab Saudi pada Kamis 13 Agustus 2026.

"Jumlah negara yang menandatangani pernyataan bersama tersebut mencapai 15 negara, sementara 13 negara telah menyelesaikan prosedur nasional mereka, menandatangani piagam koalisi, dan secara resmi mengumumkan bergabungnya mereka," bunyi pernyataan yang dirilis melalui platform X, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat 14 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah pertemuan ketiga para perencana koalisi yang digelar pada hari Kamis di Jeddah.

"Hal ini menandai peluncuran nyata koalisi menuju tahap aktivasi kelembagaan dan operasional, sementara negara-negara lainnya terus menyelesaikan prosedur nasional yang diperlukan untuk bergabung dengan koalisi," tambah pernyataan itu.

Kementerian tersebut juga menegaskan bahwa meskipun koalisi ini akan dipimpin oleh seorang komandan asal Arab Saudi, posisi wakil komandan koalisi akan diisi oleh perwakilan dari Pakistan.

Arab Saudi dan 13 negara lainnya mengumumkan pembentukan Koalisi Pertahanan Maritim Multinasional pada 30 Juli, yang bertujuan untuk menjaga kebebasan navigasi, perdagangan internasional, dan jalur pasokan energi di Selat Bab al-Mandab, Laut Merah, dan Teluk Aden.

Pada 6 Agustus, Laksamana Muda Arab Saudi Abdullah bin Salem Al-Shehri ditunjuk sebagai komandan koalisi.

(Fajar Nugraha)