Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan)
Pemkot Bandung Galang Donasi ASN untuk Korban Gempa NTT
Roni Kurniawan • 24 August 2026 15:23
Bandung: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggalang bantuan dari aparatur sipil negara (ASN) untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemkot Bandung terhadap warga yang terdampak bencana.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan penggalangan dana dilakukan melalui surat edaran yang mulai berlaku hari ini. ASN di lingkungan Pemkot Bandung diajak secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
"Kami mengeluarkan surat edaran ajakan kepada seluruh ASN untuk menyedekahkan sedikit rezekinya," ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin, 24 Agustus 2027.
Farhan menegaskan donasi tersebut tidak bersifat wajib. Pemkot Bandung juga tidak menetapkan nominal maupun melakukan pemotongan gaji ASN.
"Tidak, tidak. Namanya bukan kewajiban. Ini mah, mangga saja, sok. Tidak ditarget," kata Farhan.
Melalui gerakan tersebut, Pemkot Bandung menargetkan tambahan bantuan hingga Rp500 juta dalam waktu sekitar satu bulan. Donasi tidak hanya dihimpun dari ASN, tetapi juga dibuka melalui Baznas dan dapat berasal dari berbagai sumber.
"Diharapkan nanti Baznas tidak hanya dari ASN, dari berbagai macam sumber, itu diharapkan bisa dapat tambahan Rp500 juta,” tutur Farhan.

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (kiri) bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kanan) meninjau kondisi posko pengungsian korban gempa bumi di Lapangan Barangkolong, Reo, Manggarai, NTT. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/kye
Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui Baznas. Lembaga tersebut telah memiliki posko di wilayah terdampak sehingga bantuan dapat disalurkan kepada korban gempa.
Selain menggalang donasi dari ASN, Pemkot Bandung juga telah menyiapkan bantuan awal senilai Rp1 miliar. Dana tersebut bersumber dari CSR bersama Bank bjb.
"Dengan tambahan donasi yang ditargetkan mencapai Rp500 juta, total bantuan yang diharapkan dapat disalurkan untuk korban gempa NTT mencapai Rp1,5 miliar," ungkap Farhan.
Farhan berharap, gerakan solidaritas tersebut dapat menjadi bentuk kepedulian warga Bandung terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.