Pusat gempa bumi di Flores, NTT, Kamis pagi, 20 Agustus 2026. (tangkapan layar)
Gempa Susulan M 5,8 Guncang Flores Kamis Pagi, BMKG Imbau Warga Tenang
Lukman Diah Sari • 20 August 2026 08:26
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat guncangan gempa bumi tektonik kembali terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 05.45 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo (M) 5,8 pada kedalaman 10 kilometer.
"Hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi tidak berpotensi tsunami," ujar Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam siaran pers resminya, Kamis, 20 Agustus 2026.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)," jelasnya.

Pusat gempa bumi di Flores, NTT, Kamis pagi, 20 Agustus 2026. (tangkapan layar)
Berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:
-
V-VI MMI ( Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan ) di Kabupaten Manggarai
-
IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ) di Kabupaten Nagekeo
-
III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ) di Kabupaten Manggarai Barat
-
III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ) di Kabupaten Sikka
"Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempabumi M7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 15 Agustus 2026 pukul 05.58.23 WIB," jelas Wijayanto.
Dia menyebut, hingga 20 Agustus 2026, pukul 06.00.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3.422 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar M6,2. Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.