Iran Ancam Sita Kapal yang Langgar Aturan Transit Selat Hormuz

Kapal tanker yang berada di Selat Hormuz. Foto: Anadolu

Iran Ancam Sita Kapal yang Langgar Aturan Transit Selat Hormuz

Muhammad Reyhansyah • 24 August 2026 12:52

Teheran: Iran memperingatkan kapal yang tidak mematuhi aturan transit di Selat Hormuz dapat dikenai denda, ditahan, hingga disita ketika melakukan pelayaran berikutnya. 

Peringatan tersebut disampaikan di tengah kebuntuan perundingan Iran dan Amerika Serikat (AS) mengenai pengaturan navigasi di jalur pelayaran strategis tersebut.

Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA) menyampaikan peringatan itu melalui pernyataan di platform X, Minggu, 23 Agustus 2026.

“Kami meminta perusahaan yang mengangkut kargo dari atau menuju kawasan Teluk untuk memeriksa daftar terbaru kapal yang dituduh melakukan pelanggaran sebelum menyewa kapal,” demikian pernyataan otoritas tersebut, dikutip dari Anadolu

Iran juga mengatakan, kapal yang bekerja sama dengan kapal-kapal yang telah masuk daftar pelanggaran akan turut dimasukkan ke dalam daftar tersebut mulai Minggu. Ketentuan itu mencakup kapal yang terlibat dalam pemindahan muatan antarkapal, transshipment, dan kegiatan serupa.

Kapal yang ingin dikeluarkan dari daftar diwajibkan mengajukan permohonan resmi dengan menjelaskan alasan penghapusan.

Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi ekspor minyak dan gas dari kawasan Teluk. Ketegangan mengenai aturan navigasi di jalur tersebut menjadi salah satu persoalan yang menghambat perundingan Iran dan Amerika Serikat.

Iran dan AS sebelumnya menandatangani nota kesepahaman pada Juni melalui mediasi Pakistan dan Qatar untuk mengakhiri permusuhan yang dimulai pada Februari dan membuka pembicaraan menuju kesepakatan akhir.

Namun, perundingan kemudian terhenti akibat perselisihan mengenai pelaksanaan nota kesepahaman dan pengaturan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.

(Fajar Nugraha)