Pebulu tangkis Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo (kiri) dan Chiara Marvella Handoyo (dok. PBSI)
Indonesia International Challenge 2023
Chiara dan Ester Siap Bersaing Juarai Indonesia International Challenge 2023
Gregorius Gelino • 16 October 2023 17:58
Surabaya: Surabaya akan menjadi tuan rumah turnamen Xpora Indonesia International Challenge 2023. Turnamen bergengsi ini akan diikuti pebulu tangkis dari berbagai negara.
Dari 66 pemain Indonesia, di antaranya terdapat 48 pemain Pelatnas Cipayung dan 18 non pelatnas. Dari pemain pelatnas ada Jason Christ Alexander, Tegar Sulistio, Yohanes Saut Marcellyno, Rahmat Hidayat/Muhammad Rayhan Nur Fadillah, Jesita Putri Miantoro/Febi Setianingrum, Ester Nurumi Tri Wardoyo.
Selain itu, terdapat para pemain junior yang pekan sebelumnya sempat membela Skuad Garuda Muda pada ajang World Junior Championship (WJC) di Spokane, Washington, AS. Bisa disebut ada nama Chiara Marvella Handoyo (runner up tunggal putri), Priskilla Venus Elsadai (perunggu ganda campuran), Mutiara Ayu Puspitasari.
Para pebulu tangkis seperti Ester Nurumi Tri Wardoyo, Chiara Marvella Handoyo, dan Priskila Venus Elsadai mengaku tidak sabar untuk bertanding pada Xpora Indonesia International Challenge 2023 di Surabaya.
Bagi Ester setelah pada Agustus silam menjadi juara di turnamen serupa, tunggal putri kelahiran 26 Agustus 2005 itu termotivasi ingin menjadi juara lagi di hadapan publik Kota Pahlawan. Dengan persiapan yang jauh lebih matang, peraih medali perunggu BWF World Junior Championships 2022 itu berharap bisa mengulang prestasi gemilang di Medan dengan menjadi juara.
“Ada beberapa evaluasi yang saya lakukan mulai dari mental hingga fisik. Saya fokus pada penguatan ketahanan fisik saya mengingat akan menghadapi jadwal turnamen yang padat. Saya sendiri ingin menjadi juara, tentu target tersebut tidak membuat saya terbebani dan ingin fokus pada setiap pertandingannya,” ungkap peraih medali perunggu SEA Games 2023 itu.
Senada dengan Ester, Chiara juga termotivasi untuk menjadi juara setelah di World Junior Championship 2023 hanya mampu meraih medali perak. Prestasi tersebut menjadi cambuk tunggal putri kelahiran 14 Juni 2005 itu untuk bisa menjadi juara di hadapan publik kota Surabaya.
“Saya pengin sekali menjadi juara di turnamen Xpora Indonesia International Challenge 2023. Ada motivasi tersendiri saat saya hanya mampu meraih medali perak di World Junior Championship 2023 dengan berharap bisa menjadi jawara di turnamen ini,” tambah runner up Lithuanian International 2023 itu.
Kejuaraan ini sekaligus batu ujian bagi para pemain yang sebenarnya masih junior (di bawah 19 tahun) bersaing dengan pemain sudah pengalaman dari negara lain. Turnamen level international challenge ini juga menyediakan poin rangking BWF. Sang juara mendapat 4.000 poin, runner up (3.400), semifinalis (2.800), 8 besar (2.200), 16 besar (1.520), 32 besar (920).