PDIP Andalkan Kader Internal di Pilgub DKI 2024

Ilustrasi. Foto: Dok Medcom.id

PDIP Andalkan Kader Internal di Pilgub DKI 2024

Farhan Zhuhri • 26 April 2024 16:28

Jakarta: Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta Pantas Nainggolan mengatakan pihaknya akan mengumumkan kader untuk Calon Gubernur (Cagub) Pilkada 2024 pada Mei. Apalagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI telah menetapkan pemenuhan syarat pendaftaran untuk calon perseorangan pada Mei.

"Mungkin ya bulan depan, bulan Mei ini menjadi waktu yang sangat tepat untuk bisa bagi semua partai untuk mengumumkan jagoan jagoannya termasuk PDI Perjuangan," ujar Pantas kepada awak media, Jumat, 25 April 2024.

Terkait kandidat nama yang akan diusung, Pantas menegaskan akan mengambil dari kader internal partai. Adapun saat ini, PDIP masih melakukan penyelesaian internal. Setelah itu akan ada tahapan-tahapan seperti tes psikotes dan kepemimpinan yang harus dilewati para kandidat.

"Ya untuk utama sudah pasti lah kader yang menjadi prioritas. Tapi sekali lagi kan itu yang perlu dilihat, elektabilitas juga menjadi sangat penting. Tetapi ada nilai-nilai dasar yang perlu diketahui," jelasnya.

Bersamaan dengan penjaringan kandidat cagub, nantinya PDIP DKI akan menjajaki peluang koalisi dengan partai lain. Sebab, jumlah kursi di DPRD yang dimiliki PDIP pada periode 2024-2029 tak memungkinkan untuk mengusung cagub dari satu partai.

"Mau tidak mau ya harus bekerja sama dengan partai-partai ini untuk bisa mengusung paslon di Pilkada nanti," ungkap dia.
 

Baca juga: 

Keseriusan PDIP Jadi Oposisi Dimulai dari Penarikan Menteri



Pantas menyebutkan beberapa nama yang dianggap potensial maju di Pilkada DKI. Nama-nama tersebut yakni Menteri Sosial Tri Rismaharini, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas, dan eks Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Ya kan masih proses penjaringan, bisa Risma, bisa saja Ketua DPRD, bisa saja, kita banyak potensi. termasuk juga misalnya Azwar Anas. Ya dia (Ahok) kader-kader kita juga gitu, tapi kan dalam mengambil keputusan pasti kita mempertimbangkan banyak hal," ucapnya.

Selanjutnya, Pantas juga menyebut kandidat lain seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan eks Panglima TNI Andika Perkasa. Namun dari semua kandidat yang disebutnya, kriteria utamanya adalah komitmen pada penerapan ideologi Pancasila dan visi dalam mengurus Jakarta ke depan.

"Pak Basuki juga, termasuk juga Pak Andika (Perkasa). Ada beberapa hal-hal yang laten di DKI Jakarta itu harus menjadi perhatian dari siapapun pemimpin-pemimpin yang akan datang," ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)