Topan Dolphin Dekati China, Lebih dari 100.000 Warga Shanghai Dievakuasi

Tiongkok mengeluarkan peringatan merah saat Topan Dolphin mendekati pesisir timur. (Anadolu Agency)

Topan Dolphin Dekati China, Lebih dari 100.000 Warga Shanghai Dievakuasi

Willy Haryono • 9 August 2026 15:56

Beijing: Otoritas Tiongkok meningkatkan langkah-langkah darurat saat Topan Dolphin bergerak menuju pesisir timur negara itu pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Sejumlah kota menghentikan aktivitas kerja, layanan transportasi, dan penyeberangan feri, sementara puluhan ribu warga mulai dievakuasi.

Menurut laporan kantor berita pemerintah Xinhua, observatorium nasional Tiongkok mengaktifkan peringatan merah, tingkat tertinggi dalam sistem peringatan topan, karena Dolphin diperkirakan membawa hujan sangat deras hingga Rabu di sejumlah wilayah, termasuk Fujian, Zhejiang, Shanghai, Shandong, Tianjin, dan Beijing.

Topan tersebut diperkirakan mendarat di pesisir timur Tiongkok, dari Zhoushan di Provinsi Zhejiang hingga Fuding di Provinsi Fujian.

Selain hujan deras, wilayah terdampak diperkirakan mengalami hujan berintensitas tinggi dalam waktu singkat, badai petir, serta angin kencang.

Hingga Minggu pagi, pusat Topan Dolphin berada sekitar 215 kilometer di lepas pantai timur Wenzhou, Provinsi Zhejiang.

Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok memperkirakan topan bergerak ke arah barat dengan kecepatan 20 hingga 25 kilometer per jam. Setelah mencapai daratan, badai diperkirakan bergerak ke arah barat laut sebelum secara bertahap melemah.

Di Shanghai, yang berada di dekat Zhejiang, pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan dengan mulai mengevakuasi lebih dari 100.000 warga dan menyiapkan 378 tempat penampungan sementara untuk keadaan darurat, menurut laporan media The Paper.

Layanan feri di Shanghai juga dihentikan sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak Topan Dolphin.

Baca juga:  Topan Dolphin Ancam Pesisir Tiongkok, Status Darurat Level 3 Ditetapkan

(Willy Haryono)