Ilustrasi. Foto: Dok MI
IHSG Dibuka ke Zona Hijau di Level 6.352 Pagi Ini
Eko Nordiansyah • 7 August 2026 09:26
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penguatan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat, 7 Agustus 2026, IHSG berada di zona hijau sebesar 6.352,376.
IHSG dibuka menguat 8,67 poin atau 0,14 persen ke posisi 6.352,38. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,63 poin atau 0,26 persen ke posisi 632,49.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.20 WIB, IHSG bergerak menguat sebanyak 37,465 poin setara 0,59 persen ke level 6.381,176. IHSG berada di level tertinggi 6.386 dan terendah di 6.347.
Sebanyak 286 saham menguat pada perdagangan pagi ini. Adapun sebanyak 228 saham emiten lainnya melemah, dan 194 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp2,897 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 8,008 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp11.187,966 triliun.
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)
IHSG diperkirakan cenderung tertekan
Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin, 6 Agustus 2025, IHSG ditutup melemah 7,43 poin atau 0,12 persen ke 6.343,71. Pelemahan IHSG tidak lepas dari adanya aksi profit taking pelaku pasar pasca penguatan dalam beberapa hari terakhir.Dari sisi kebijakan, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan paket stimulus pada semester II 2026 untuk mengantisipasi dampak El Nino yang sudah mulai aktif sejak Juni 2026 dan berpotensi mempengaruhi berbagai sektor.
Kemudian, Reuters melaporkan bahwa Destry Damayanti, yang saat ini menjadi gubernur sementara Bank Indonesia, menjadi kandidat terkuat untuk menempati posisi gubernur Bank Indonesia secara definitif.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, tercermin dari Dow Jones melemah 0,8 persen, S&P 500 turun 0,18 persen, dan Nasdaq merosot 0,06 persen. Imbal hasil obligasi meningkat seiring dengan kenaikan harga bahan bakar grosir saat pelaku pasar meninjau kembali prospek pemulihan jalur pelayaran melalui Selat Hormuz.
Laporan menyebutkan bahwa Iran berencana melarang kapal-kapal AS dan Israel melintasi jalur perairan tersebut serta menuntut kompensasi dari negara-negara yang dianggapnya bermusuhan sebelum mengizinkan pelayaran.
Kemudian, pernyataan bernada hawkish dari anggota FOMC diperkuat oleh laporan bahwa Ketua The Fed, Warsh, bersedia menaikkan suku bunga jika inflasi terus meningkat.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan seiring berlanjutnya ruang untuk terjadinya profit taking oleh pelaku pasar,” sebut analis FAC Sekuritas dalam risetnya.