Houthi Kembali Serang Pelabuhan Mokha dengan Rudal dan Drone, 11 Orang Tewas

Kelompok Pemberontak Houthi yang melawan pasukan Yaman yang didukung Arab Saudi. Foto: Anadolu

Houthi Kembali Serang Pelabuhan Mokha dengan Rudal dan Drone, 11 Orang Tewas

Muhammad Reyhansyah • 10 August 2026 09:20

Sanaa: Kelompok Houthi kembali melancarkan serangan rudal balistik dan drone ke Kota Pelabuhan Mokha, Yaman, pada Minggu malam, 9 Agustus 2026, memperluas serangan terhadap wilayah yang dikuasai pemerintah.

Mengutip Al Jazeera, pasukan pemerintah Yaman menyatakan sistem pertahanan udara berhasil mencegat enam drone dalam serangan terbaru, sementara dua rudal balistik jatuh ke laut tanpa mengenai sasaran.

Sebelumnya pada hari yang sama, serangan Houthi ke kawasan Mokha menewaskan sedikitnya 11 orang, terdiri atas delapan personel militer dan tiga warga sipil, serta melukai 32 lainnya, menurut laporan AFP.

Serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada pelabuhan Mokha. Otoritas pemerintah mengatakan sejumlah bangunan dan fasilitas komersial terdampak, sementara Associated Press melaporkan infrastruktur pelabuhan, barang dagangan, dan pasokan makanan ikut mengalami kerusakan.

Pasukan pemerintah juga mengklaim berhasil menghancurkan sebuah kapal nirawak bermuatan bahan peledak yang mendekati pelabuhan komersial tersebut.

Dalam serangan lanjutan pada Minggu malam, Pasukan Perlawanan Nasional yang bersekutu dengan pemerintah Yaman mengimbau warga Al-Makha tetap berada di dalam rumah dan menuduh Houthi melakukan penembakan secara membabi buta.

Juru bicara militer Houthi Yahya Saree mengatakan operasi tersebut menyasar konsentrasi pasukan dan gudang senjata Arab Saudi di kawasan itu. Menurut Houthi, serangan dilakukan sebagai respons atas dugaan penguatan militer Arab Saudi dan sekutunya di pesisir barat Yaman serta Provinsi Taiz.

Eskalasi juga meluas ke Distrik Al-Khokha di selatan Kota Hodeidah. Televisi Al-Jumhuriya melaporkan Gubernur Hodeidah yang ditunjuk pemerintah, Al-Hassan Taher, selamat dari dugaan upaya pembunuhan setelah rudal balistik Houthi menghantam kediamannya.

(Fajar Nugraha)