Para relawan berusaha menyingkirkan kendaraan dan barang yang tercecer dalam tabrakan beruntun di Wonosobo, Rabu (8/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
Kecelakaan Beruntun di Wonosobo, 1 Tewas dan 3 Luka Berat
Lukman Diah Sari • 8 April 2026 12:24
Wonosobo: Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Parakan-Kertek, tepatnya di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu, 8 April 2026. Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto mengungkap insiden itu mengakibatkan satu orang meninggal dan tiga lainnya luka berat.
Seno mengungkap kecelakaan bermula dari sebuah truk dump Hino bernomor polisi B-9587-XX yang melaju dari arah Parakan menuju Kertek. Saat melintas di jalan beraspal yang menurun dan menikung ke kiri, pengemudi diduga kehilangan kendali.
"Diduga pengemudi kurang mampu mengendalikan kendaraan sehingga truk oleng ke kanan dan melewati aspal jalan," ujar dia, melansir Antara, Rabu, 8 April 2026.

Ilustrasi kecelakaan. Foto: Dok. Istimewa.
Saat bersamaan, dari arah berlawanan, melaju sejumlah kendaraan, yakni truk dump, truk bak kayu, mobil pikap, serta sepeda motor Yamaha Vega. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan beruntun tidak dapat dihindari.
Kondisi diperparah dengan adanya sebuah truk yang sedang parkir di sisi kanan jalan, yang turut terdampak dalam rangkaian kecelakaan tersebut.
Akibat kejadian ini, satu korban dari kendaraan truk bermuatan kayu yang melaju dari arah Wonosobo meninggal dunia di lokasi karena terjepit kabin. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka berat dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga :
Koordinator Pos Basarnas Wonosobo Dani Fitra Maulana mengatakan evakuasi korban meninggal cukup sulit. Lantaran posisi korban terjepit di dalam kabin kendaraan yang ringsek.
"Korban terjepit di sisi kanan di bawah kemudi dalam posisi kendaraan miring. Kabin ringsek cukup dalam sehingga menyulitkan proses evakuasi. Namun, berkat kerja sama tim SAR gabungan, korban berhasil dievakuasi dalam waktu sekitar 30 menit," ungkap dia.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelalaian pengemudi, kondisi kendaraan, maupun faktor jalan.