Hujan Deras dan Pergeseran Tanah, 2 Ruang Kelas di Bandung Barat Ambruk

Dua ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tegalkoneng di Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, ambruk dipicu pergeseran tanah saat hujan deras. (MI)

Hujan Deras dan Pergeseran Tanah, 2 Ruang Kelas di Bandung Barat Ambruk

Depi Gunawan • 20 September 2026 19:45

Bandung Barat: Hujan deras mengakibatkan dua ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tegalkoneng di Kampung Tegalkoneng, Desa Buninagara, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, ambruk rata dengan tanah. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari, 19 September 2026, sekitar pukul 01.00 WIB.

Berdasarkan hasil asesmen atau kaji cepat petugas di lapangan, ambruknya bangunan sekolah tersebut diduga kuat dipicu oleh pergeseran tanah di sekitar lokasi kejadian. Camat Sindangkerta, Agus Achmad Setiawan, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. 

"Pada saat peristiwa terjadi, kondisi cuaca di wilayah tersebut juga tengah diguyur hujan deras," kata Agus pada Minggu, 20 September 2026.

Agus menjelaskan, petugas terkait bersama unsur kewilayahan setempat telah melakukan asesmen guna meninjau kondisi keamanan bangunan serta mendata dampak kerusakan. Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh bagian bangunan, mulai dari tembok, rangka atap, hingga genting, mengalami kerusakan parah dan roboh.

"Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah ruang kelas pengganti atau darurat untuk menunjang kegiatan belajar mengajar siswa," ujarnya.

Ilustrasi-Rumah warga rusak berat akibat pergeseran tanah yang terjadi di Tomo, Kabupaten Sumedang pada Selasa, 3 Februari 2026. ANTARA/Ilham Nugraha


Terkait total nilai kerugian akibat ambruknya dua ruang kelas tersebut, pihak berwenang masih melakukan proses pendataan sehingga jumlah pasti belum dapat dipastikan. Menyikapi anomali cuaca saat ini, Agus mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat hujan deras mengguyur.

"Meski musim kemarau, beberapa lokasi sudah dilaporkan mengalami hujan. Kalau hujan besar turun, masyarakat harus siaga terhadap potensi longsor dan bencana lainnya," jelas dia.

(Lukman Diah Sari)