Perak batangan Antam. Foto: dok Shopee.
Top 5 Ekonomi: Harga Perak Antam hingga BI Tetap Kawal Rupiah di Libur Panjang Lebaran
Husen Miftahudin • 19 March 2026 08:19
Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Rabu, 18 Maret 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari harga perak Antam turun jadi Rp50.450 per gram hingga BI tetap kawal rupiah di libur panjang Lebaran.
Berikut rangkuman berita selengkapnya:
1. Harga Perak Antam Hari Ini Turun Jadi Rp50.450/Gram
Harga perak murni yang dipasarkan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam, pada hari ini Rabu, 18 Maret 2026 terpantau kembali ambruk ke level Rp50.450 per gram.
Baca berita selengkapnya di sini.
2. Balik Naik, Emas Antam Dibanderol Rp2,996 Juta/Gram Hari Ini
Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang dijual di Butik Emas Antam pada hari ini berbalik mengalami kenaikan. Emas Antam naik setelah beberapa hari kemarin mengalami penurunan.
Baca berita selengkapnya di sini.
3. Libur Panjang Lebaran, BI Tetap Kawal Rupiah
Bank Indonesia (BI) memastikan tetap mengawal nilai tukar rupiah di pasar offshore atau luar negeri meski pasar domestik libur sepekan saat Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri, seiring dengan masih tingginya ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah.
Baca berita selengkapnya di sini.
| Baca juga: Populer Ekonomi: Harga Emas Antam hingga Harga Perak Turun |
4. Harga Emas Dunia Stabil di Dekat USD5.000/Ons
Harga emas sedikit bergerak pada perdagangan awal Asia pada Rabu, 18 Maret 2026, karena para pedagang menunggu perkembangan lebih lanjut dalam perang AS-Israel dengan Iran. Sementara kehati-hatian sebelum kesimpulan pertemuan Federal Reserve juga membebani pasar.
Baca berita selengkapnya di sini.
5. Harga Minyak Naik Lagi Imbas Kekhawatiran Pasokan
Harga minyak dunia kembali naik pada Selasa, 18 Maret 2026 di tengah lonjakan berkelanjutan yang dipicu oleh perang AS-Israel terhadap Iran. Brent terus berada di atas level kunci USD100 per barel karena Selat Hormuz yang penting tetap ditutup secara efektif oleh Teheran.
Baca berita selengkapnya di sini.