Angkutan Kontainer KAI Logistik Tumbuh 8% Sepanjang 2025

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

Angkutan Kontainer KAI Logistik Tumbuh 8% Sepanjang 2025

Eko Nordiansyah • 29 January 2026 21:02

Jakarta: PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat pertumbuhan volume angkutan kontainer sebesar delapan persen sepanjang 2025, dari 2,3 juta ton menjadi 2,5 juta ton. Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan kontainer KAI Logistik yang merupakan salah satu layanan pada segmen KALOG Plus sebagai solusi distribusi barang skala besar yang andal, tepat waktu, dan efisien.

Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, mengungkapkan Kinerja positif tersebut semakin menguat pada kuartal IV-2025. Pada periode ini, volume angkutan kontainer tumbuh sekitar 17 persen atau mencapai lebih dari 701 ribu ton, lebih tinggi dibandingkan rata-rata tiga triwulan sebelumnya yang berada di kisaran 600 ribu ton.

“Tren ini menunjukkan peningkatan permintaan yang konsisten sekaligus kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan KAI Logistik,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis, 29 Januari 2026.

Peningkatan volume sepanjang 2025 didorong oleh berbagai langkah optimalisasi layanan angkutan kontainer. Salah satunya tercermin dari peningkatan volume pada segmen angkutan reefer yang menegaskan kepercayaan pelanggan terhadap moda kereta api sebagai solusi distribusi produk segar dan perishable.

Pertumbuhan angkutan kontainer juga ditopang oleh pengembangan infrastruktur dan peningkatan kapasitas operasional, antara lain melalui peningkatan kapasitas Container Yard (CY) Klari yang mampu melayani penambahan volume hingga ±1.360 TEUs per bulan, pengembangan Kawasan Ronggowarsito, serta penambahan kapasitas angkut melalui pengoperasian KA KALOG 3.

Sejalan dengan peningkatan layanan, KAI Logistik juga memperluas sertifikasi halal ke Terminal Ronggowarsito, melengkapi tiga titik yang telah tersertifikasi, yakni Terminal Barang Area Sungai Lagoa, Klari, dan Kalimas. Penambahan titik layanan bersertifikat halal ini memberikan jaminan kepatuhan syariah bagi pelanggan, khususnya di sektor industri halal seperti makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, serta produk Fast-Moving Consumer Goods (FMCG).



(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)

Angkutan kontainer didukung beragam sektor industri

Perusahaan forwarding masih menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 85 persen, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan konsolidasi muatan dan distribusi antarkawasan. Sektor FMCG berkontribusi sekitar 11 persen, yang didorong oleh permintaan distribusi yang stabil dan berkelanjutan. Adapun sektor shipping dan logistik pelayaran memberikan kontribusi sekitar empat persen.

Sejalan dengan pertumbuhan bisnis, KAI Logistik juga memperkuat komitmen terhadap green logistics melalui berbagai inovasi berkelanjutan. Ia menegaskan komitmen KAI Logistik terhadap green logistics tidak hanya pada inisiatif pencantuman informasi emisi di invoice pelanggan.

“Kami telah melangkah lebih jauh dengan penguatan komitmen melalui perhitungan emisi Gas Rumah Kaca Tier 3 dan pelaporan emisi sesuai standar ISO 14083. KAI Logistik menjadi pionir dalam implementasi ini di sektor logistik perkeretaapian,” tegas Fahdel.

Ke depan, KAI Logistik akan terus melakukan berbagai inovasi untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan pelanggan. Pihaknya berkomitmen untuk terus menambah relasi, meningkatkan kapasitas angkut, serta mengembangkan layanan dan infrastruktur logistik yang berkelanjutan.

“Langkah ini kami lakukan untuk mendukung kebutuhan pelanggan sekaligus memperkuat ekosistem logistik nasional yang lebih hijau dan efisien,” ujar Fadhel.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)