Tiongkok Luncurkan Shenzhou-23 untuk Eksperimen Setahun di Luar Angkasa

Tiongkok meluncurkan Shenzhou-23 untuk menjalankan eksperimen tinggal selama satu tahun di stasiun luar angkasa Tiangong. (Anadolu Agency)

Tiongkok Luncurkan Shenzhou-23 untuk Eksperimen Setahun di Luar Angkasa

Muhammad Reyhansyah • 25 May 2026 10:16

Beijing: Tiongkok meluncurkan pesawat antariksa berawak Shenzhou-23 pada Minggu, 24 Mei 2026, untuk menjalankan misi eksperimen tinggal jangka panjang selama satu tahun di luar angkasa.

Media pemerintah Tiongkok Xinhua melaporkan peluncuran dilakukan pukul 23.08 waktu Beijing dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di wilayah barat laut Tiongkok.

Kru misi terdiri dari komandan Zhu Yangzhu bersama astronaut Zhang Zhiyuan dan Li Jiaying.

Astronaut Pertama dari Hong Kong

Otoritas Tiongkok mengatakan salah satu anggota kru berasal dari Hong Kong, menjadikannya astronaut pertama dari wilayah semi-otonom tersebut yang ikut dalam misi berawak Tiongkok.

Misi Shenzhou-23 akan menuju stasiun luar angkasa Tiangong untuk menggantikan kru sebelumnya yang telah berada lebih dari 200 hari di orbit.

Melansir Yeni Safak, Senin, 25 Mei 2026, salah satu fokus utama misi adalah eksperimen tinggal selama satu tahun di orbit guna mempelajari dampak fisik dan psikologis perjalanan luar angkasa jangka panjang terhadap manusia.

Pejabat Tiongkok mengatakan hasil penelitian tersebut akan digunakan untuk meningkatkan layanan kesehatan astronaut, sistem pendukung kehidupan, dan perencanaan operasional bagi misi luar angkasa masa depan.

Program itu disebut menjadi langkah penting dalam memahami kemampuan manusia beradaptasi selama tinggal lama di luar Bumi.

Selain eksperimen terkait manusia, kru Shenzhou-23 juga akan menjalankan berbagai penelitian ilmiah dan pengujian teknologi di stasiun luar angkasa Tiangong.

Salah satu agenda penting dalam misi ini adalah riset tubuh manusia pertama berbasis luar angkasa milik Tiongkok.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok terus mempercepat pengembangan program antariksa dan menjadikan Tiangong sebagai pusat penelitian sekaligus bagian dari persiapan eksplorasi Bulan di masa depan.

Baca juga:  Tiongkok Luncurkan Roket Long March-8, Bawa Satelit Terbaru ke Luar Angkasa

(Willy Haryono)