Ilustrasi ekosistem Sampoerna Retail Community (SRC). Foto: dok SRC.
Pendampingan UMKM SRC Dorong Omzet Kelontong dan Produk Lokal Melonjak
Richard Alkhalik • 21 May 2026 20:51
Jakarta: PT HM Sampoerna Tbk melalui ekosistem Sampoerna Retail Community (SRC) dalam melakukan pendampingan berkelanjutan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mencatatkan 9,5 persen kontribusi ekonomi bagi Produk Domestik Bruto (PDB) ritel nasional.
Direktur HM Sampoerna Yohan Lesmana Tjhin memaparkan komitmen pemberdayaan UMKM yang telah berjalan selama 18 tahun oleh SRC sukses mentransformasi toko kelontong tradisional menjadi kekuatan ekonomi berskala besar dalam mendukung ekonomi nasional.
"Secara nasional, keseluruhan ekosistem SRC telah menghasilkan kontribusi omzet sekitar Rp251 triliun per tahun. Atau setara 9,5 persen PDB ritel nasional pada 2025," ungkap Yohan dalam perayaan HUT ke-18 SRC, di Kawasan Hotel Borobudur Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.
Yohan merinci, angka fantastis tersebut adanya peningkatan sebesar Rp15 triliun jika dikomparasikan dengan kontribusi omzet pada 2023 yang berada di kisaran Rp236 triliun. Ia mengatakan, riset dari Kompas Gramedia turut memperkuat data tersebut, yakni toko yang tergabung dalam SRC mencatatkan lonjakan omzet hingga 42 persen pada 2023, serta tumbuh konsisten di angka 27,5 persen dalam tiga tahun terakhir.

Direktur HM Sampoerna Yohan Lesmana Tjhin. Foto: Metrotvnews.com/Richard Alkhalik.
Perkuat UMKM melalui dukungan produk lokal
Yohan juga membeberkan, inisiatif rak khusus produk tetangga atau produk lokal di gerai SRC merupakan langkah mendukung produk komunitas setempat.
Ia mengungkapkan, melalui langkah tersebut telah membantu pertumbuhan omzet UMKM, melesat 128 persen dari Rp5,65 triliun pada 2023 menjadi Rp12,9 triliun pada 2026.
"Jadi kalau kita masuk ke toko SRC, itu ada satu rak yang kita sebut sebagai pojok lokal. Rak ini menjual produk tetangganya SRC, UMKM. Pertumbuhan omzetnya sudah mencapai 128 persen," ungkap Yohan.
Yohan mengatakan gerakan pendampingan UMKM tersebut berawal hanya dari pembinaan 57 toko kelontong di Medan belasan tahun silam, hingga kini telah sukses mengekspansi jaringannya hingga ke seluruh pelosok Nusantara. Ia menambahkan kemandirian ekonomi kerakyatan yang direpresentasikan oleh toko kelontong akan menjadi pilar penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
"Lebih dari itu, kiranya rangkaian perayaan HUT ke-18 SRC dapat memperkuat semangat gotong royong, memperluas pemberdayaan UMKM dan mendorong kemandirian ekonomi rakyat dalam memujudkan Indonesia Emas 2045," kata dia.