Permainan Tradisional Warnai TSN II, Bangkitkan Nostalgia IKA Smada

Kegiatan TSN II IKA Smada Makassar. (Dok: Istimewa)

Permainan Tradisional Warnai TSN II, Bangkitkan Nostalgia IKA Smada

Lukman Diah Sari • 23 May 2026 13:44

Makassar: Ikatan Alumni SMA Negeri 2 (IKA Smada) Makassar menggelar Tudang Sipulung Nasional (TSN) II tahun 2026. Kegiatan yang dimeriahkan ribuan peserta itu menghadirkan beragam keseruan bagi keluarga besar IKA Smada.

Salah satunya, permainan tradisional yang dihadirkan kembali untuk membangkitkan nostalgia masa kecil para alumni.

Ketua Panitia TSN II IKA Smada Makassar, Fauzi Andi Wawo, mengatakan banyak permainan seru yang kembali dimunculkan dalam kegiatan empat tahunan tersebut. Dia mengatakan para peserta antusias mengikuti berbagai perlombaan yang digelar.

"Semua peserta dari kita (IKA Smada Makassar), permain tradisional games semua, (antusias) bagus-bagus," ujar Fauzi, di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 23 Mei 2026. 

Rangkaian TSN II IKA Smada Makassar berlangsung sejak Jumat, 22 Mei 2026. Pada Sabtu siang, sejumlah permainan tradisional dihadirkan dengan peserta dari IKA Smada Makassar.

Permainan-permainan tersebut tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mengingatkan peserta pada suasana permainan yang populer di masa sekolah dan lingkungan kampung dahulu.

Kegiatan TSN II IKA Smada Makassar. (Dok: Istimewa)

Sejumlah permainan dilakukan secara berkelompok, yang terdiri dari laki-laki atau perempuan. Permainan tradisional yang dihadirkan, seperti asing-asing dengan lima pemain satu tim. 

Kemudian, ada Pa'dende Ban dengan dua orang dalam satu tim. Selanjutnya, lomba Ma'bom atau benteng dengan lima orang dalam satu tim.

Ada juga lomba permainan tradisional bakiak dan lari kelereng, diikuti peserta TSN II IKA Smada Makassar dengan masing-masing tim berjumlah tiga orang. Selain itu, lomba lain yang memeriahkan acara ini ialah pate'-pate, lambasena, engrang, dende' bulan, dan beklan.

Kehadiran permainan tradisional tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan, sekaligus melestarikan budaya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)