IHSG Sore Ini ke Level 7.129

Ilustrasi. Foto: Medcom.id.

IHSG Sore Ini ke Level 7.129

Ade Hapsari Lestarini • 24 April 2026 17:26

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini berada di zona merah. IHSG masih terimbas konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Berdasarkan data RTI, Jumat, 24 April 2026, IHSG sore turun 249,116 poin atau setara 3,38 persen ke posisi 7.129. IHSG sebelumnya sempat dibuka ke level 7.378. Sementara itu, IHSG juga berada di level terendah 7.115 dan tertinggi di posisi 7.383.

Adapun total volume saham yang telah diperdagangkan adalah 47,128 miliar senilai Rp24,338 triliun. Sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp12,761 triliun dengan frekuensi sebanyak 2.685.048 kali.

Sore ini, tercatat sebanyak 83 saham bergerak menguat. Sementara itu, sebanyak 670 saham melemah, dan 62 saham lainnya stagnan.

"Diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan dan menutup gap down di 7.308, serta menguji level 7.300," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya, dilansir Antara, Jumat, 24 April 2026.
 




Ilustrasi. Foto: dok MI/Susanto.
 

Ketegangan AS-Iran meningkat


Sementara dari mancanegara, ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran meningkat, sehingga meningkatkan ketidakpastian prospek perundingan perdamaian di masa mendatang. Meskipun Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata antara kedua negara, namun ketegangan meningkat karena aktivitas angkatan laut di dalam dan sekitar Selat Hormuz.

Titik fokus ketegangan yaitu blokade angkatan laut AS yang tengah berlangsung terhadap pelabuhan dan garis pantai Iran. Komando Pusat AS mengatakan telah mengalihkan 33 kapal sejak dimulainya blokade.

Trump memerintahkan angkatan laut AS untuk menembak dan membunuh kapal apa pun yang menempatkan ranjau di perairan Selat Hormuz. Meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz telah menimbulkan keraguan terhadap potensi terjadinya negosiasi antara kedua negara.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)