8 Jam Menyisir Selat Sunda, KP Sanjaya Belum Temukan Jurnalis Hilang

Keluarga jurnalis Yudistira (Inews) turut mengikuti proses pencarian menggunakan KP Sanjaya di sekitar Gunung Krakatau dan Pulau Sertung pada Sabtu, 12 September 2026. ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.

8 Jam Menyisir Selat Sunda, KP Sanjaya Belum Temukan Jurnalis Hilang

Silvana Febiari • 12 September 2026 19:32

Cilegon: Kapal Polisi (KP) Sanjaya menempuh perjalanan sekitar delapan jam untuk menyisir perairan di sekitar Gunung Krakatau dan Pulau Sertung. Namun, pencarian tim jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau belum membuahkan hasil.

"Kita memantau sekaligus mencari keberadaan rekan-rekan kita, dan kembali ke sini dengan perjalanan selama 8 jam selepas 80 mil dengan jarak kurang lebih 140 kilometer. Hasil hari ini masih nihil, kita tidak menjumpai keberadaan mereka," kata Kapolda Banten Irjen Pol Hengki usai melakukan operasi pencarian di Dermaga Ciwandan, dilansir dari Antara, Sabtu, 12 September 2026. 

Pasukan Polda Banten bersama dua keluarga dari jurnalis yang hilang, Donal Husni (fotografer lepas) dan Yudistira (Inews) memantau di area sekitar Pulau Sertung dengan pengamatan visual melalui teropong. Operasi SAR gabungan hari ini juga diperluas menjadi tujuh sektor dengan 14 kapal yang diturunkan untuk melakukan proses pencarian.


"Hari keempat itu cuman 12 kapal dan 6 sektor, dibagi, dan hari ini 14 kapal, 7 sektor. Nanti kita akan terus update kembali sambil menunggu yang lain kembali dan menyelesaikan pemantauan di wilayah masing-masing," paparnya.

Hengki menegaskan pemerintah terus berupaya sekuat tenaga dalam proses pencarian ini. Salah satunya dengan mengerahkan seluruh sumber daya manusia hingga peralatan yang maksimal.

"Kita berusaha sekuat tenaga untuk mencari dengan personel dan sarana-prasarana pendukung yang saya rasa sangat mumpuni, ya, namun, dibarengi juga tentu doa kita semua supaya segera menemukan titik terang keberadaan rekan-rekan kita," tuturnya.


Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi saat memantau area Gunung Krakatau melalui teropong di KP Sanjaya yang fokus cari jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di Perairan Selat Sunda, Banten, pada Sabtu (12/9/2026). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.


Memasuki hari kelima operasi SAR, Tim SAR Gabungan memperluas wilayah penyisiran melalui jalur laut dan udara terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad.

Tim SAR membagi pencarian laut ke dalam enam sektor, yakni T, U, Z, W, X, dan Y, dengan total area sekitar 2.537 mil laut persegi. Sementara pencarian melalui udara dilakukan di Sektor H dengan luas area sekitar 2.063 mil laut persegi.

Ia menegaskan, keselamatan personel tetap menjadi perhatian utama selama pelaksanaan operasi. Sebab, kondisi perairan Selat Sunda yang dinamis.

(Silvana Febiari)