Permukiman di Sitaro Sulut Diterjang Banjir Bandang, Enam Orang Tewas

Hujan deras menyebabkan banjir bandang pada Senin dini hari pukul 02.30 Wita di Kecamatan Siau Timur dan Siau Timur Selatan. ANTARA/Stenly Gaghunting

Permukiman di Sitaro Sulut Diterjang Banjir Bandang, Enam Orang Tewas

Deny Irwanto • 5 January 2026 13:49

Manado: Enam orang meninggal setelah banjir bandang menghantam permukiman warga di Kelurahan Bahu, Lindongan lll, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

"Selain korban jiwa, beberapa rumah hilang, warga yang belum ditemukan serta warga mengalami luka-luka," kata Bupati Cinthya Ingrid Kalangit di Manado seperti dilansir Antara, Senin, 5 Januari 2025.

Baca Juga :

Polri Bantu Percepatan Pemulihan SMAN 1 Peusangan Usai Diterjang Banjir

Enam korban jiwa itu yaitu Ratmon Bangsa, Fardelin Tamalonggehe, Yance Tamalonggehe, Lorensi Bawolce, Yoan Bangsa, dan Santi Diamanis. Selanjutnya warga yang masih dinyatakan hilang yaitu Swinggli Dalending, Adris Pianaung, Leon Pianaung, dan Kairi Kansil (bayi).

Ilustrasi: Metrotvnews.com

Sementara korban mengalami luka-luka yaitu Dhea Pinamagun, Marlis Sangili, Onal Kansil dan Abo Pandaeng.

Saat ini warga yang ada di Lingkungan lll dan Lingkungan lV mengungsi ke Kantor Kelurahan Bahu dan akan dipindahkan ke Museum Kelurahan Tarorane, Kecamatan Siau Timur. "Data sementara warga pengungsi sebanyak 35 kepala keluarga, 108 jiwa," jelas Deddy.

Hujan deras menyebabkan banjir bandang pada Senin dini hari pukul 02.30 Wita.

Selain menyebabkan lima rumah hilang, banjir bandang juga menutupi akses jalan antara Kelurahan Bahu dan Pangirolong, Kecamatan Siau Timur dan Siau Timur Selatan.


Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)