Presiden RI Prabowo Subianto (tiga kiri) dalam pertemuan forum bisnis dengan 12 pimpinan perusahaan besar global di Washington DC, Amerika Serikat. Foto: Antara/HO-Instagram @presidenrepublikindonesia.
Presiden Prabowo di Depan Investor Global: RI Tidak Lagi Jadi 'Raksasa Tidur'
Anggi Tondi Martaon • 21 February 2026 08:21
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan 12 petinggi perusahaan besar global. Dalam kesempatan terebut, Kepala Negara menegaskan Indonesia tidak lagi menjadi 'raksasa tidur', melainkan telah bangkit untuk bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan perekonomian nasional.
"Bapak Presiden menyampaikan di awal bahwa selama ini, itu mungkin Indonesia dikenalnya as a sleeping giant, tetapi we're not sleeping anymore, now is time kita bangun dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan perekonomian di Indonesia," kata Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dikutip dari Antara, Sabtu, 21 Februari 2026.
CEO BPI Danantara itu mengatakan para investor yang hadir mengapresiasi dan memuji kebijakan-kebijakan yang telah dijalankan pemerintahan Prabowo. Kebijakan tersebut dinilai membuat Indonesia dipandang lebih besar dan semakin diperhitungkan dalam peta investasi global.
"Mereka juga menyatakan dan memuji juga kebijakan-kebijakan Bapak Presiden yang selama ini sudah dilakukan yang membuat mereka sekarang melihat Indonesia itu lebih besar," ungkap Rosan.
Mereka juga mengapresiasi pembentukan BPI Danantara. Para investor menilai pembentukan Danantara dapat menjadi salah satu calon mitra strategis, mengingat mereka telah terbiasa bermitra dengan berbagai sovereign wealth fund di dunia.
"Jadi, mungkin itu sebagai salah satu rangkumannya keinginan mereka untuk sekarang mulai berinvestasi dengan cara partnership dan menggunakan Danantara tadi sebagai salah satu calon mitra mereka untuk berinvestasi," kata Pandu.
Presiden Prabowo menerima 12 pimpinan perusahaan investasi global dalam sebuah pertemuan sebagai bagian dari kunjungan kerjanya di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat, 20 Februari 2026, waktu setempat.

Presiden RI Prabowo Subianto (tiga kiri) dalam pertemuan forum bisnis dengan 12 pimpinan perusahaan besar global di Washington DC, Amerika Serikat. Foto: Antara/HO-Instagram @presidenrepublikindonesia.
Para investor tersebut merupakan CEO dan presiden perusahaan investasi terkemuka dunia dengan total aset kelolaan (assets under management) mencapai sekitar 16 triliun dolar AS (sekitar Rp270 kuadriliun)
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional, langkah penguatan iklim investasi, serta komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kepastian hukum.
Dialog kemudian dilanjutkan secara one-on-one dengan masing-masing pimpinan perusahaan untuk membahas potensi kerja sama lebih lanjut.
Selain Rosan dan Pandu, turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie.