Kim Jong Un Perkenalkan Peluncur Roket Canggih, Isyaratkan Fase Baru Militer

Kim Jong-Un mengunjungi sebuah pabrik yang memproduksi peluncur roket. (KCNA)

Kim Jong Un Perkenalkan Peluncur Roket Canggih, Isyaratkan Fase Baru Militer

Willy Haryono • 19 February 2026 15:29

Pyongyang: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyatakan target baru di bidang militer dan pembangunan akan ditetapkan dalam Kongres ke-9 Partai Pekerja Korea yang dijadwalkan berlangsung bulan ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Kim saat menghadiri seremoni penyerahan 50 unit peluncur roket ganda kaliber 600 milimeter di Pyongyang, Rabu, menurut laporan Yonhap News Agency dan AsiaOne, Kamis, 19 Februari 2026.

Peluncur roket tersebut dipersembahkan oleh para pekerja industri persenjataan kepada kongres partai. Upacara itu digelar bersamaan dengan peletakan batu pertama proyek pembangunan baru di Distrik Hwasong, ibu kota Korea Utara.

Dalam pidatonya, Kim mengatakan sistem peluncur tersebut memiliki akurasi dan daya hancur yang hampir setara dengan rudal balistik presisi tinggi.

Ia menyebut sistem itu dirancang untuk misi strategis dan dilengkapi teknologi kecerdasan buatan serta sistem panduan gabungan. “Misi strategis” yang disebut Kim ditafsirkan sejumlah pengamat sebagai indikasi kemampuan serangan nuklir, menurut laporan media Korea Selatan.

Kim menegaskan bahwa Kongres ke-9 Partai akan menjadi momentum penting untuk menetapkan arah baru pertahanan negara.

“Kongres ke-9 Partai kita akan mendeklarasikan fase berikutnya dari inisiatif dan tujuan pertahanan mandiri,” ujarnya. Kim menambahkan bahwa Korea Utara akan mempercepat modernisasi militer guna menghadapi ancaman eksternal.

Kongres Partai Pekerja Korea merupakan forum politik tertinggi di negara tersebut. Selain menetapkan arah kebijakan pertahanan, forum itu juga berfungsi meninjau kinerja pemerintah serta menentukan kebijakan ekonomi dan diplomasi.

Kongres ke-9 diperkirakan dimulai pada akhir pekan ini dan berpotensi membawa perubahan penting dalam kebijakan strategis Korea Utara.

Baca juga:  Korea Utara Mulai Tahap Kelima Proyek Pembangunan 50.000 Rumah di Pyongyang

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)